Apakah Madu Bagus Untuk Ibu Hamil

Rini – Sabtu, 8 Ramadhan 1430 H / 29 Agustus 2009 14:30 WIB

Assalammua’laikum Wr.Wb.

Saya sedang hamil 2 bulan, tapi tidak nafsu makan dan minum susu ibu hamil hanya 1 x sehari karena mual, yang ingin saya tanyakan :

1. Apakah madu boleh untuk ibu hamil dan bagus untuk menambah nutrisi ibu hamil dan janinnya?

2. Bagaimana takarannya?

3. Sekarang sulit utk memilih madu yg asli dan bagus, apakah Dokter punya referensi? bagaimana mengetahui kalau itu madu murni ?

Terimakasih atas jawabannya.

Rini, 28 th, Jakarta

 Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Ibu Rini yang sedang berbahagia, semoga Ibu dalam keadaan sehat wal afiat.
Kehamilan merupakan suatu proses alami yang terjadi pada seorang wanita yang sudah menikah, dan sangat beruntung sekali Ibu Rini sedang menjalani proses ini yang merupakan nikmat dari Alloh SWT, karena banyak para istri yang dengan susah payah dan dalam penantian menunggu tumbuhnya janin dalam rahimnya.

Madu sangat dianjurkan dikonsumsi oleh ibu hamil, karena madu merupakan sumber vitamin yang lengkap. Adapun takaran yang dianjurkan adalah 3 sendok makan sehari dua kali, baik diminum langsung maupun dicampur dengan air putih atau air teh. Selain minum madu, sebaiknya ibu hamil melengkapi kebutuhan zat gizi dari makanan lainnya. Hal ini dimaksudkan agar ibu hamil tersebut sehat serta janin tumbuh dengan sempurna dan sehat.

Untuk itu sebaiknya ibu hamil mengkonsumsi beraneka jenis makanan secara seimbang dan dalam jumlah yang cukup. Ibu hamil sebaiknya tercukupi kebutuhan zat besi untuk mencegah anemia (berasal dari sayuran hijau tua, tempe, tahu, kacang hijau, kacang merah dan kacang-kacangan lainnya, telur, ikan, dan daging). Mencukupi kebutuhan kalsium untuk pertumbuhan tulang (seperti kacang-kacangan, telur, ikan teri/ikan kecil yang dimakan bersama tulangnya, sayuran daun hijau) dan mencukupi kebutuhan asam folat untuk pertumbuhan syaraf dan tulang belakang (berasal dari buah dan sayuran segar, kacang – kacangan dan hati).

Kemudian agar madu yang kita konsumsi terjamin kualitasnya, maka sebaiknya kita harus mengetahui cara membedakan madu asli (kualitas baik) dengan madu yang tidak asli. yaitu sebagai berikut :
1. Jika kita membeli madu, pilihlah madu yang tidak mengandung buih atau hanya sedikit berbuih. Tetapi jika madu yang kita pilih banyak buihnya dan begitu tutup botol madu tersebut dibuka terdengar letupan, maka dapat dipastikan sudah terjadi fermentasi pada madu tersebut, sehingga menghasilkan gas dan buih (kualitas kurang baik)

2. Menuangkan madu kedalam gelas yang telah berisi air putih.
Jika madu mengendap dahulu dan air tetap jernih, kemudian setelah diaduk air baru berubah warnanya , insyaalloh madu tersebut kualitas baik. Tetapi jika saat madu dituangkan air berubah warnanya dan madu tidak mengendap, ada kemungkinan madu tersebut tidak asli.

3. Belilah madu yang sudah teruji secara laboratorium, mendapatkan sertifikasi SNI (Standar Nasional Indonesia) dan sertifikasi halal serta teregistrasi di Depkes (BPOM).

Klinik sehat menyediakan madu “madu sehat”  yang insyaalloh terjamin keaslian dan kualitasnya, Jika Ibu berkenan silakan telpon ke (021) 68 666 000, kebetulan pada bulan Ramdahan ini ada diskon menarik khusus madu. Terimakasih

Wassalam.

Klinik Sehat Terbaru

blog comments powered by Disqus