Pelajaran Berharga…

Rahmadi – Rabu, 11 Zulqa'dah 1428 H / 21 November 2007 05:40 WIB

Assalamu ‘ alaikum wr. Wb.

Ustadz..

Saat ini saya bekerja di salah satu Bank swasta nasional. Dari sini saya mengenal banyak kartu kredit. Dan di sinilah awal "malapetaka" kehidupan saya, terlalu asyik dengan kartu – kartu itu, sehingga saat ini saya terjebak dalam "lubang" yang sangat dalam lagi banyak.

Saat ini saya sudah tobat dan sangat – sangat menyesali kebodohan saya ini.

Mohon masukan dan do’a dari ustadz.

Syukron…

Wa’alaikum salam wr wb.

Bapak Naufal yang dirahmati Allah, Alhamdulillah Anda dapat mengetahui dan menyadari akan kesalahan-kesalahan Anda selama ini. Kesadaran akan kesalahan adalah modal utama untuk kita memperbaiki diri.

Allah adalah Maha Pengampun. Dia pasti mengampuni setiap orang yang sungguh-sungguh bertaubat dan memperbaiki kesalahannya. Bila kita yakin akan ampunanNya, pastilah dipermudah jalan keluarnya.

Bila pun Anda mendapatkan hukuman di dunia atas perbuatan Anda. Adalah semata-mata pembersihan Allah kepada umatnya agar kembali bersih. Bukankah bila kita membersihkan baju kotorpun, maka perlu disikat agar bersih.

Bertaubat dengan menyesali serta tidak melakukan kembali perbuatan tersebut adalah jalan untuk mendapatkan maaf dan ampunanNya. Dan baiknya lagi adalah menambah dan tingkatkan amal ibadah Anda. Karena semakin banyak amal shaleh yang anda kerjakan insya Allah akan semakin menutup dan menghilangkan dosa-dosa Anda.

Wassalamu’alaikum. Wr wb.

Konsultasi Motivasi Terbaru

blog comments powered by Disqus