Kejiwaan yang Labil

Susilowati – Senin, 16 Zulqa'dah 1428 H / 26 November 2007 11:57 WIB

Asslm..

Bapak Hadi yang dirahmati Allah.

Maha Besar Allah yang Maha Membolak-balikkan Hati hamba-Nya. Saat ini saya merasa mudah sekali berubah pikiran dan mudah dipengaruhi orang lain. Menurut Bapak Hadi, bagaimana saya harus bersikap karena kondisi kejiwaan saya yang labil. Apakah ini memang sudah menjadi sifat saya ataukah bisa dirubah kearah yang lebih baik.

Jazzakumullah khoiron katsir…

Wasslm..

Ass. wr wb.

Saudara Shouzyie, perasaan bimbang dalam menentukan sebuah keputusan merupakan hal yang lumrah di alami oleh setiap orang. Hal ini dikarenakan faktor manusia yang mempunyai banyak kelemahannya dan jauh dari kesempurnaan.

Namun bila kebimbangan dan selalu berubah-ubah dalam sikap sudah menjadi kebiasaan setiap kali menghadapi dan menentukan sebuah pilihan, maka di situlah sudah menjadi ‘penyakit’ yang harus dijadikan bahan koreksi diri.

Sifat ini bisa diperbaiki, yakni dengan cara membuat Anda harus mempercayai diri Anda sendiri. Perkuat rasa percaya diri Anda dan selalu Anda camkan bahkan diingat selalu bahwa Anda sudah dalam posisi yang benar.

Hargai diri Anda dengan tinggi. Janganlah Anda mempunyai rendah diri dan mempunyai rasa pesimistis bahwa apa yang anda pilih selalu salah.

Mulailah saat ini Anda memingkatkan rasa percaya diri Anda dengan selalu menyakini bahwa Anda henat, Anda benar dan Optimis bahwa Anda dalam posisi yang benar ketika memutuskan.

Dan ketika ternyata yang Anda pilih ternyata salah, jangan sesali diri dan jangan menyerah. Anda harus menganggap bahwa itu adalah sebuah latihan dalam rangka meningkatkan kualitas percaya diri Anda.

Berikrarlah untuk menjadi orang yang teguh dengan pendirian dengan menyakini dengan apa yang Anda anggap benar.

Konsultasi Motivasi Terbaru

blog comments powered by Disqus