Dikhianati Teman

Echa – Jumat, 15 Agustus 2008 06:05 WIB

Ass. ustadz Mengapa akhir-akhir ini seringkali saya dikhianati dan ditipu teman, padahal saya berusaha melakukan dan menolong teman-teman saya yang mengalami kesulitan.

Bahkan kesulitan ekonomipun saya bantu tapi mengapa materi yang saya pinjamkan malah dibawa kabur dan kehidupan pribadi saya diceritakan ke orang lain padahal teman saya itu orang yang sudah ikut tarbiya. Sehingga saya takut u/ berteman dekat dengan orang lain walaupun itu akhwat. Apa yang harus saya lakukan ustadz Jazakallah

Ananda Sumayyah yang saya hormati, salut kepada Anda yang mempunyai perhatian lebih terhadap teman-teman yang Anda miliki. Membantu dan menolong orang yang mengalami kesulitan merupakan perbuatan mulia yang tidak hanya disisi Allah mendapatkan pahala yang besar, juga sangat bernilai dari sisi kemanusiaannya.

Tarbiyah bukanlah kawah candradimuka yang membuat seseorang dapat otomatis menjadi sholeh/sholehah secara instan. Bukan pula jaminan bahwa orang-orang adalah orang yang bisa dipastikan masuk surga, Namun bukan berarti Tarbiyah tidak bernilai apa-apa dan tidak ada gunanya namun harus ditempatkan pada proporsinya. Tarbiyah merupakan sebuah fasilitas bagi kita untuk lebih dapat meningkatkan kualitas diri. Dengan berada di dalam lingkungan tarbiyah, kita diberi iklim yang kondusif untuk bukan hanya memperdalam ilmu-ilmu agama tetapi juga mengakualisasikan diri sebagai seorang muslim secara kaffah.

Dan semuanya kembali kepada pribadi masing-masing. Siapkah seseorang bernaung dalam atmosfer baru yang berbeda dari selama ini ia berada. Karakter masing-masing orang pastilah sedikit banyak masih melekat wlalupun sudah ikut tarbiyah.

Pengalaman adalah guru yang paling baik. Pepatah yang sering kita dengar itu kiranya dapat mengilhami Anda untuk terus menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain.

Sifat selektif dalam memilih, tidak mudah iba dan tahu karakteristik orang tersebut sebelum meemberi pinjaman tentulah harus tetap melekat pada diri kita walalupun orang tersebut orang yang sudah tarbiyah. Tentulah kadar keimanan orang-orang yang tarbiyah berbda-beda tergantung dengan tingkat amal sholeh dan ketekunannya untuk berubah.

Andapun tidak bisa serta merta menjustifikasi bahwa semua orang yang tarbiyah tidak bisa amanah dketika diberi pinjaman, bisa jadi ada hal-hal yang membuatnya memang tidak baginya untuk membayar.walalupun tidak menutup kemungkinan memang ia mempunyai karakter yang buruk.

Jangan jadi hambatan bagi Anda untuk tidak berinteraksi dalam tarbiyah. Masih banyak orang-orang yang lebih baik yang dapat anda jadikan panutan dan pelajaran, Masih banyak hal-hal yang bisa Anda dapatkan dari berteman dekat dengan para akhwat.

Berpikir positiflah, mungkin ini adalah ujian dari Allah yang sedang menilai kualitas diri Anda untuk tetap Istiqamah bergabung dalam tarbiyah. Ujian ini mudah-mudhan menambah keimanan Anda menjadi sosok muslimah yang lebih bertaqwa kepada allah SWT.

Semoga bermanfaat.

Konsultasi Motivasi Terbaru

blog comments powered by Disqus