Rumah Mungil Di Lahan Kecil

Adi – Sabtu, 12 Jumadil Akhir 1430 H / 6 Juni 2009 11:16 WIB

Assalamualaikum Wr Wb .

Sebelumnya saya ucapkan terimakasih atas kesempatan dijawabnya pertanyaan saya.

ALhamdulillah saat ini kami sekeluarga sudah memiliki tanah walaupun secara ukuran masih kecil tapi insya Allah akan terasa luas apabila kami berbahagia didalamnya dan tentunya di bantu Ustadz dalam mendesign nya. Amin ya Allah.

Ukuran tanah saya PxL adalah 7,6m x 5,25m ( 5,25m yang menghadap jalan ) dan rencananya akan saya bangun 2 lantai, saya berharap bagian lantai bawah dapat berkesan luas dan memiliki halaman untuk parkir motor. tambahan informasi sisi kiri, kanan, belakang tanah ini sudah ada bangunan. Dan apakah bisa juga disertakan gambar taman didalam rumah dan bagian atasnya ( kalau ada ).

Mohon kiranya Ustadz bisa membantu mendesign rumah mungil kami dan bagaimana cantiknya kira2 tampilan muka rumah kami.

Sekali lagi terimakasih atas bantuannya semoga Allah SWT membalas semua kebaikan Ustadz dengan kebaikan terbaik dari Allah SWT. Amin.

Wa alaikumussalam Wr.Wb.

Hati yang lapang, lisan yang selalu berucap syukur dan raga yang selalu ringan berbuat kebajikan senantiasa Allah cintai dan insya Allah akan berbalas surga. Demikianlah seharusnya sikap kita sebagai hamba Nya yang tak putus-putusnya harus mensyukuri nikmat-nikmat Allah yang tidak mungkin dapat kita hitung satu demi satu. Seperti hal nya dengan saudara Adi yang Allah mudahkan untuk memiliki sepetak tanah di bumi Allah ini yang akan menjadi tempat membangun keluarga sebagai pilar kekuatan dakwah dalam menegakkan kalimatillah di muka bumi ini.
Rumah mungil di lahan 5.25 m x 7.6 m ini, insya Allah akan dipenuhi dengan cahaya Allah yang membuat penghuninya akan selalu merasa bahagia.

Saudara Adi rahimakumullah, memang tidak banyak yang bisa kita lakukan di lahan milik anda ini, karena keterbatasan luas, karena itu pula sudah sebijaknyalah membuat prioritas kebutuhan ruang sehingga tidak ada bagian yang terbuang dengan percuma.

Posisi bangunan berjarak 1.5 m dari jalan lingkungan, dimana halaman tersebut digunakan sebagian untuk taman dan sebagian untuk parkir motor. Dilengkapi juga dengan teras kecil sebagai ruang antara yang berbatasan dengan halaman. Pintu masuk dibuat tegak lurus terhadap jalan sehingga aktifitas di dalam tidak langsung terlihat dari jalan.

Rumah mungil ini memiliki ruang bebas di lantai dasar seperti yang anda inginkan dengan fungsi sebagai ruang tamu merangkap ruang keluarga sesuai dengan kebutuhan penggunaannya. Karena tidak memungkinkan untuk memisahkan kedua ruang tersebut. Bersisian dengan ruang tersebut terdapat dapur yang sebaiknya juga tidak tertutup massif dengan dinding tapi cukup dibatasi dengan dining table yang desainnya dibuat menyatu dengan kitchen setnya. Pada bagian belakang terdapat taman agar sirkulasi udara dan cahaya dalam rumah menjadi optimal. Itulah mengapa saya sarankan antara dapur dan ruang tamu tidak menggunakan sekat yang massif.
Taman belakang jika tidak ingin direpotkan dengan perawatan, maka anda bisa membuat taman kering, dengan taburan batu serak dan tanaman dalam pot yang mudah untuk dipindahkan. Dinding taman pun bisa diolah dengan tempelan batu alam. Karena keterbatasan ruang, desain taman mungil ini insya Allah akan saya bahas di lain kesempatan.

Di sisi kanan terdapat tangga naik berbentuk U dan kamar mandi, dimana ruangan kosong dibawah tangga ini dapat dimanfaatkan untuk perletakkan lemari dan TV cabinet. Satu saran lagi untuk anda agar semua terencana dengan baik, maka furnitur juga sebaiknya disesuaikan dengan kondisi ruangannya sehingga anda harus berpikir ulang jika ingin membeli lemari atau meja makan yang sudah jadi karena tidak memungkinkan untuk diletakkan disembarang tempat. Desain furnitur yang compact sesuai dengan kebutuhannya akan menjadikan rumah anda lebih luas dan tertata dengan baik.

Begitupun di lantai atas, 1 kamar tidur utama seluas 3 m x 3. 25 m dan 1 kamar anak berukuran 2.5 m x 2.25 akan lebih tertata dengan baik jika interiornya juga disesuaikan dengan luasan ruangannya. Anda dapat mendesain ruang tidur anak yang bertemakan hobi sang anak dan membuat tempat tidur bertingkat (jika memiliki 2 orang putra) yang menyatu dengan meja belajar sehingga ruangan mungil ini tetap membuat anak betah berada di dalamnya.
Kemudian anda juga bisa membuat lemari build in yang berbatasan antara ruang tidur utama dan ruang tidur anak sehingga lemari tersebut dapat digunakan bersama karena memiliki pintu di kedua sisi. Tempat tidur utama juga cukup menggunakan queen size berukuran 1.6 m x 2 m dengan nakas di kanan kirinya.

Di belakang ruang tidur anak terdapat void yang berfungsi untuk penghawaan dan pencahayaan ke taman di bawahnya serta ke ruang tidur anak dan selasar tangga.
Di sudut kanan lantai atas terdapat ruang jemur yang terbuka, karena saya rasa kebutuhan untuk ruang jemur ini cukup vital. Tetapi jika anda lebih membutuhkannya untuk gudang atau kamar tidur asisten rumah tangga atau mungkin kamar mandi yang dirasakan masih kurang, maka silakan saja untuk disesuaikan.

Bentuk bangunan dbuat simple dengan 2 atap pelana yang ketinggiannya berbeda. Atap utama yang lebih tinggi menutupi ruang tamu hingga dapur. Sedangkan yang lebih rendah menutupi ruang tangga. Penutup teras menggunakan kanopi dak beton yang dibuat sejajar dengan lantai ruang tidur utama. Ruang tidur utama di desain menonjol sejauh 0.5 m yang berfungsi untuk menambah luasan ruang dan juga sebagai pelindung jendela ruang tamu di bawahnya agar terhindar dari panas dan hujan. Pada dinding tangga yang menghadap jalan menggunakan kaca lebar agar ruang tangga menjadi tidak gelap. Dengan penggunaan kaca lebar ini juga membuat tampilan bangunan lebih modern dan terlihat lebih luas.

Demikianlah Saudara Adi, walaupun mungil, jika kita membuat perencanaan yang matang maka rumah idaman kita akan terasa nyaman dan membuat betah penghuninya. Rumah yang nyaman akan membuat penghuninya bahagia, terlebih jika selalu marak dengan aktifitas ibadah pada Allah SWT.

Mudah-mudahan menjadi inspirasi dan semoga bermanfaat, salam untuk seluruh keluarga.

Wassalamu ‘alaikum Wr.Wb.

Konsultasi Arsitektur Terbaru

blog comments powered by Disqus