Mengubah Tampilan Rumah dengan Canopy dan Kolam Kecil

Aria Heryantha – Kamis, 7 Sya'ban 1430 H / 30 Juli 2009 01:23 WIB

Assalamu ‘alaikum Wr.Wb…

Pak Aria yang terhormat, kami memiliki rumah di kompleks perumahan di Jakarta Timur. Posisi rumah kami terletak di hook dan memiliki sisa halaman depan yang cukup luas.

Desain rumah yang kami beli bergaya standar perumahan dan sampai saat ini halaman depan masih belum kami olah karena masih menunggu keuangan kami mencukupi.

Pertanyaan kami, bagaimana caranya jika kami ingin merubah sedikit penampilan rumah kami agar tidak terilhat standar dengan menambah canopy pada carport depan untuk 2 mobil dan sedikit taman serta kolam kecil di sudut rumah yang menyatu dengan fasade rumah. Pada saat ini juga memang mobil kami masih kepanasan dan kehujanan karena rumah kami tidak di desain memiliki garasi tertutup.

Mohon pencerahan dari pak Aria agar biaya yang kami keluarkan menjadi terencana dan tidak mubazir. Terima kasih sebelumnya atas kesediaan pak Aria memecahkan masalah kami.

Wassalamu ‘alaikum Wr.Wb.

Lampiran Foto Rumah :

Wa ‘alaikumussalam Wr.Wb.

Bapak Budi yang terhormat, berbahagialah anda bisa mendapatkan rizki berupa rumah di dalam kota yang masih memiliki halaman yang luas.

Melihat foto rumah yang anda lampirkan, saya tidak ingin banyak merubah penampilan rumah anda karena tentu biayanya tidak sedikit, tetapi hanya sedikit mempercantik tampilannya depannya dengan menambah canopy pada carport depan dan mengolah dinding kosong di bagian kanan rumah anda.

Konsepnya sederhana saja, dengan desain canopy beratap datar yang terbuat dari dak beton. Bentuk canopy beton ini paling praktis karena tidak mengganggu atap rumah yang sudah jadi serta tampilannya dapat menyatu dengan rumah anda. Karena permintaan anda canopy tersebut dapat melindungi dua mobil, maka bentuk canopy terbagi 2 dengan ketinggian yang berbeda. Hal ini untuk mengantisipasi bentuk canopy yang terlalu lebar sehingga menutupi tampilan depan rumah anda.

Konstruksinya juga sederhana karena cukup dengan menambah kolom atau tiang sebanyak 3 buah di bagian muka. Kemudian membuat balok yang menghubungkan tiang tambahan tersebut dengan ring balok rumah anda. Posisi dak beton dibuat saling menumpuk dengan jarak kurang lebih 30 cm dengan kolom tengah sebagai tumpuan. Jika anda tidak yakin dengan konstruksi rumah anda, maka balok yang terhubung dengan ring balok rumah anda dapat diperkuat dengan kolom tambahan yang disuntikkan dalam dinding yang sejajar dengan kolom tambahan, sehingga konstruksi canopy tidak tergantung dengan konstruksi rumah yang sudah jadi.

Tinggi kolom sebaiknya disesuaikan dengan ketinggian atap yang sudah ada. Untuk canopy yang posisinya berada di depan menara teras, tingginya kurang lebih 3.2 m dan yang lebih rendah tingginya berada di bawah teritisan atap yaitu kurang lebih 2.8 m. Agar terlihat kokoh, di bagian tiang tambahan setingggi 1.2 m diberikan tekstur batu alam seperti umpak dan dibuat berulang pada kolom menara teras. Sedangkan bagian atasnya dibuat 2 profil bersusun.

Agar desainnya lebih menyatu, maka saya ubah sedikit tampilan menara teras dengan membuang profil lengkungan dan lingkaran di dinding bagian atas menara, dan menggantinya dengan 3 buah ventilasi memanjang dan topi kecil di atas lubang ventilasi tersebut agar air hujan tidak masuk ke dalam teras. Pengulangan tekstur batu alam juga terdapat pada pola lantai carport tepat pada posisi ban mobil yang membutuhkan kekuatan sedangkan bagian tengahnya menggunakan susunan keramik yang juga dapat dipola sesuai dengan keinginan anda.

Bagaimana dengan taman depan dan kolam? Saya menyarankan untuk membuat hamparan taman rumput karena dapat difungsikan juga sebagai arena bermain anak-anak. Sedangkan kolam di sudut kanan rumah didesain menggunakan sirkulasi air yang berputar dan mengalir keluar ke dalam kolam dari 3 buah gerabah yang diletakkan pada tiga lekukan dinding. Sedangkan kolam di bawahnya diletakkan sejajar dengan teras depan dan bentuknya melengkung kearah sudut rumah. Untuk memberikan efek dramatis terutama pada malam hari, maka pada lekukan dinding bagian atas dapat dipasang lampu sorot yang efeknya akan menerangi air yang keluar dari gerabah dan permukaan kolam. Penggunaan gerabah disini dimaksudkan untuk menetralisir tampilan bangunan dengan garis-garis yang kaku, tapi jika anda menginginkan bentuk pancuran lain yang lebih modern silakan saja.

Supaya kolam dan air mancur tersebut terlihat menyatu dengan fasade rumah, maka bidang dinding di atasnya pun dirancang menggunakan batu alam sehingga terlihat kesatuan harmoni dari tampilan rumah anda secara keseluruhan.

Vegetasi untuk taman anda yang cukup luas, saya sarankan untuk tidak menggunakan jenis tanaman yang terlalu banyak, cukup dengan hamparan rumput gajah mini yang cukup mudah perawatannya dan beberapa tanaman yang agak tinggi sebagai ‘focal point’ seperti pisang kipas atau sejenisnya. Gunakan tanaman dalam pot untuk vegetasi di sekeliling teras depan dan samping.

Bapak Budi, demikianlah ide yang dapat saya berikan pada anda, mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi untuk mengolah halaman depan dan tampilan rumah anda dan tentunya tidak membuang biaya yang terlalu besar.

Wassalamu ‘alaikum Wr.Wb.

Konsultasi Arsitektur Terbaru

blog comments powered by Disqus