Mendesain Lahan 90 M2 Yang Melebar Ke Samping

Himawan Sutanto – Selasa, 3 Zulhijjah 1429 H / 2 Desember 2008 14:51 WIB

Assalamualaikum Wr.Wb

Saya berniat untuk membangun rumah di atas lahan yang luas tanahnya 90 m2, permasalahannya luas tanah itu melebar ke samping dengan lebar 11 m2, dan panjang 8m2, mohon bantuannya untuk mendesignnya dengan rencana ruang:

Ruang tamu, Ruang keluarga, Kamar tidur utama, 2 Kamar Anak2, Dapur, Kamar mandi, Garasi dan Taman

Sebelumnya saya ucapkan Jazakumullah khairan katsira

Wa ‘alaikumussalam Wr.Wb.

Bapak Himawan Sutanto yang saya hormati, dengan bentuk tanah yang melebar ke samping sebenarnya lebih menguntungkan untuk posisi tanah kapling, karena bangunan akan lebih mudah mendapatkan bukaan-bukaan kearah sisi jalan. Karena itu anda tidak perlu khawatir dengan bentuk tanah tersebut.

Di sini saya coba membantu anda membuat rencana tata ruangnya, sehingga bisa langsung anda aplikasikan pada lahan anda.

Lantai satu terdiri dari ruang tamu, ruang keluarga, ruang tangga, ruang tidur utama dengan kamar mandi dalam, dapur, kamar pembantu serta taman dalam. Ruang keluarga dan ruang tangga dibuat menyatu dengan taman dalam agar ruangan lebih terlihat lapang. Dapur memiliki akses langsung dari halaman sehingga tidak mengganggu pada saat ruang tamu sedang digunakan. Jika anda tidak menghendaki adanya kamar pembantu anda bisa merubah fungsinya menjadi gudang. Ruang tidur utama berukuran 3 m x 3.5 m dengan kamar mandi dalam berukuran 3 m x 1.5 m.

Pada lantai dua terdapat 2 ruang tidur anak berukuran 3 m x 3 m, ruang belajar, serta kamar mandi berukuran 3 m x 1.5 m. Semua kamar posisinya langsung berhadapan dengan jalan sehingga udara dan cahaya dapat memasuki ruangan-ruangan tersebut.

Karena bangunan terikat pada Garis Sempadan Bangunan (GSB), maka posisi bangunan utama ditarik 3 m dari jalan dan dimanfaatkan untuk taman depan. Dinding dapur berjarak 4 m dari jalan sehingga halaman masih dapat digunakan untuk parkir mobil (carport).

Tampilan bangunan dibuat sederhana dan fungsional, terdiri dari 3 atap pelana dengan ketinggian yang berbeda. Perbedaan ketinggian atap pada bagian ruang tangga ini dimaksudkan untuk memecah atap sehingga tidak terkesan terlalu memanjang. Penggunaan atap pelana ini juga dipadukan dengan penutup teras menggunakan atap datar berbahan pelat beton dan profil-profil jendela lantai atas yang dibuat seperti bingkai dengan penonjolan 30 cm sehingga bangunan tampil dengan gaya tropis yang modern.

Kamar-kamar di lantai atas dibuat dengan konstruksi menggantung (kantilever) sepanjang 50 cm agar ukuran ruangan dapat disiasati lebih luas tanpa melanggar jarak bangunan.

Ruang tangga yang terlihat sebagai penyatu ruang-ruang di sayap kanan dan kiri nya dibuat lebih menonjol dengan kaca lebar dan lapisan dinding menggunakan batu alam sebagai aksen bangunan. Ruang cuci dan jemur di lantai 2 agar tidak mengganggu penampilan bangunan dapat anda tutup dengan dinding berlubang agar tidak terlalu massif.

Penggunaan warna-warna natural lebih saya sarankan agar bangunan tidak terlalu kontras dengan lingkungannya, sehingga tidak menimbulkan kesenjangan sosial.

Akhirnya saya ucapkan selamat membangun rumah yang baru dan mohonlah selalu pada Allah agar dimudahkan dalam segala urusan, amiin ya robbal aalamin.

Wassalamu ‘alaikum Wr.Wb.

Konsultasi Arsitektur Terbaru

blog comments powered by Disqus