Kolam Renang Sebagai Sarana Rekreasi di Rumah

Hari Nugroho – Jumat, 24 Oktober 2008 17:23 WIB

Assalamu alaikum Wr, Wb

Yth Bapak Arya,
Saat ini saya membangun sebuah rumah di desa dengan luas tanah 500 M2, besar harapan saya rumah saya kelak dapat menjadikan keluarga kami maksimal dalam berinteraksi dan mempunyai privacy yang maksimal mengingat saya dalam 1 minggu hanya pulang 3 x. Untuk itu saya berencana membuat taman dibelakang rumah yang rencana akan kami lengkapi dengan sebuah kolam renang mini ukuran 8 x 3 M. Kendala yang saya hadapi adalah saya tidak mengetahui konstruksi yang baik untuk kolam renang dan denah perletakan alat2 termasuk sirkulasi air dan filterisasinya bagaimana.
Demikian pertanyaan saya, atas jawaban yang bapak berikan saya haturkan banyak terima kasih.

Wasalamu alaikum Wr, wb

Wa’alaikumusalam warahmatullahi wabarakatuh

Salam kenal dari saya, saudara Hari, Alhamdulillah Allah telah mempertemukan kita dalam rubrik konsultasi ini, sehingga bertambah seorang lagi saudara saya seiman.

Rencana anda membangun sebuah kolam renang untuk keluarga adalah satu keinginan yang mulia karena tentunya anak-anak pasti akan merasa senang mendengar kabar ini. Bagi anda dan istri juga menjadi sangat bermanfaat, karena dengan tingkat kesibukan anda yang sangat tinggi anda bisa lebih maksimal memanfaatkan waktu di rumah untuk bercengkerama dengan keluarga tanpa harus membuang waktu berekreasi di luar rumah. Dengan adanya kolam renang pribadi pun anda dan keluarga bisa lebih menjaga nilai-nilai keislaman, karena terhindar dari ikhtilat (bercampur baur) dan bisa menjaga aurat. Rasul juga selalu menekankan olahraga berenang ini kepada para sahabatnya dengan menyuruh untuk melatih anak-anaknya berenang, memanah dan berkuda. Tentunya perintah Rasul ini punya makna yang mendalam karena seorang Muslim secara fisik harus memiliki tubuh yang sehat, kuat dan tangkas sehingga dengan tubuh yang kuat mampu untuk beribadah dengan optimal serta tangguh dalam memperjuangkan Islam.

Untuk mewujudkan rencana tersebut sudah layaknya anda harus mempersiapkan lahan yang cukup serta finansial yang tidak sedikit, karena investasi ini cukup memakan biaya. Karena sekalinya anda menginvestasikan kolam renang di rumah anda, tentu ada ‘kewajiban’ untuk merawatnya dengan baik.

Menilik dari luas lahan yang anda miliki saya rasa sudah cukup memadai. Anda bisa menyisakan lahan kurang lebih 50 m2 jika ingin membuat kolam renang berukuran 8 m x 3 m, karena dibutuhkan paling tidak 1 m untuk daerah kering di sekitarnya. Kemudian sisakan juga sebagian lahan untuk landscaping (taman) dan play ground (taman bermain) di sekitar kolam agar suasana rekreasi semakin terasa menyenangkan. Dengan adanya kolam renang, membuat rumah menjadi tambah asri dan suasana rumah menjadi sejuk dan menenangkan, karena kehadiran unsur air memberi efek positif, karena dapat menciptakan iklim mikro yang mampu memberi kesejukan pada ruang-ruang dalam di sekitarnya.

Bentuk

Dari bentuknya, kolam renang ada dua jenis, untuk rekreasi dan sport, kolam untuk sport didesain seperti track, yaitu memanjang dan tidak perlu lebar, sedangkan untuk rekreasi, bentuknya bebas dan bisa ‘kurva’ yang tidak beraturan. Bentuk kurva atau lingkaran memang cocok untuk anak-anak karena ujung sudut-sudutnya tidak tajam sehingga lebih aman, selain itu juga dapat menciptakan kesan yang alami, tidak kaku dan bisa menjadi elemen estetis pada landscape (taman)… tetapi memang membutuhkan lebih banyak lahan. Sebaiknya pada rumah dengan lahan yang terbatas, kolam renang cukup berbentuk persegi empat saja. Anda bisa melihat variasi bentuk-bentuk kolam renang ini di  http://swimmingpool.com, seperti contoh di bawah ini :

    

     Kolam Persegi Panjang                 Kolam Bentuk Bebas/Kurva           

Perletakkan

Untuk meletakkan kolam renang dalam rumah, tak bisa sembarangan karena berkaitan dengan desain bangunan rumahnya, luas rumah, jalan arah sinar matahari, letak rumah tetangga, dan kebutuhan penghuni rumah tentang fungsi kolam renang itu sendiri. Desain kolam renang perlu disesuaikan dengan konsep desain bangunan utama agar keseluruhan konsep hunian yang telah ditetapkan tetap terjaga. Letak kolam renang pada rumah berukuran sedang, biasanya ada di bagian belakang rumah yang langsung berbatasan dengan ruang keluarga. Hal ini dilakukan karena mempertimbangkan privasi yang ingin didapatkan oleh pemilik rumah sekalipun berada di area rumah yang terbuka. Walaupun begitu, ada juga rumah yang membangun kolam renang di halaman depan dan halaman samping rumah dengan resiko privasi penghuni rumah akan terganggu. Rumah tetangga juga menjadi aspek yang perlu diperhatikan dalam meletakkan kolam renang. Jangan sampai tetangga memiliki jendela yang dapat mengintip area kolam renang rumah kita.

Desain

Dari sisi desain, kolam renang berbentuk persegi empat merupakan bentuk paling efektif karena bisa bergerak lurus dengan nyaman serta menghemat lahan. Bentuk yang sederhana ini bisa dieksplorasi dengan sistem overflow, sehingga air tidak hanya diam tapi mengalir terus melewati bibir kolam. Sekilas seperti aliran sungai yang menghasilkan suara gemericik dan menyatu dengan taman asri di sekelilingnya.

Kebutuhan ruang untuk pompa dan tempat balancing tank untuk penyaringan air akan sangat tergantung luas kolam, makin besar ukuran kolam, makin besar ukuran instrumen yang diperlukan. Misalnya, dengan luas kolam yang anda inginkan yaitu 8 m x 3 m untuk ruang pompa paling sedikit butuh 1 x 1 x 1,5 m. Perletakannya bisa di sisi tengah atau pinggir kolam dan bisa sejajar atau lebih rendah dari permukaan air kolam. Kita bisa menutupi alat-alat yang menonjol keluar dengan patung-patung air mancur atau ornamen agar enak dipandang.

Konstruksi

Dari sisi konstruksinya kolam bisa didalam tanah (ground pool) atau di atas tanah (above pool) , tetapi pada umumnya konstruksinya di dalam tanah. Setelah kita menentukan letak kolam maka dilakukan pembersihan dan penggalian dengan terlebih dulu menentukan level permukaan kolam. Kedalaman kolam tidak ada ketentuan khusus, tetapi harus anda sesuaikan dengan kebutuhan. Bila anak-anak anda masih kecil dan belum mahir berenang buatlah kedalaman terendah berdasarkan ketinggian anak anda pada saat kolam selesai dibuat, sedangkan bagian paling dalam bisa anda sesuaikan dengan keinginan anda. Apabila anda kurang yakin anda bisa membandingkannya pada kolam renang umum atau hotel seberapa nyaman kedalaman untuk anda berenang dan kedalaman ideal untuk anak-anak anda.

Struktur kolam renang di dalam tanah dibuat dari rangka besi yang kemudian dicor dengan beton. Sebaiknya anda menggunakan beton ready mix dalam pengecorannya sehingga mutu beton dan kekuatannya terjamin. Setelah beton benar-benar mengering hal terpenting adalah membuat kolam mennjadi kedap air ,sehingga tidak terjadi kebocoran yang pasti lebih menyulitkan apabila kolam sudah jadi. Di sini butuh pengawasan yang ketat, dari mulai pemilihan jenis dan merk waterproofing hingga pada saat pengaplikasiannya. Lakukanlah tes berulang-ulang dengan cara merendam kolam dengan air sampai anda yakin sudah tidak ada kebocoran lagi. Setelah yakin, tahap finishing bisa dilakukan dengan menutup dinding kolam dan dasar kolam dengan keramik khusus untuk kolam renang (mozaic). Dinding kolam bisa menggunakan satu jenis keramik dengan warna yang sama dengan variasi keramik border di bagian atasnya, sedangkan dasar kolam bisa menggunakan jenis keramik dengan ukuran dan warna yang berbeda. Warna biru tetap menjadi favorit karena berkesan bersih dan menyegarkan. Hindari warna putih karena perawatannya akan lebih sulit. Apabila warna air di daerah anda tidak begitu putih, maka keramik dengan warna kecoklatan juga bisa menjadi pilihan. Yang terpenting di sini hindari warna putih karena lebih sulit perawatannya dan warna gelap yang menimbulkan ketakutan bagi anak-anak.

 

         Konstruksi Kolam                        Pemasangan Mosaic Tile

Agar tidak membuang banyak waktu, pada tahap konstruksi bagian bawah sedang dikerjakan, deck area di sekeliling kolam juga sudah bisa dikerjakan sehingga tahap finishingnya bisa bersamaan. Bagian bibir kolam bisa diselesaikan dengan menggunakan batu alam seperti batu candi atau andesit dengan lebar kurang lebih 30 cm sedangkan bagian deck area bisa menggunakan batu alam jenis lain seperti batu kali atau keramik dengan tekstur yang kasar.

Apabila interior dan eksterior kolam telah selesai, maka asesoris kolam, dan instalasi kolam seperti pompa, valving, water filtration system (sistem filterisasi air) dan lain-lain bisa diaplikasikan. Lakukanlah pengetesan terhadap seluruh instalasi apakah sudah bekerja dengan baik termasuk sistem elektrikalnya. Air kolam yang sehat harus selalu bergerak, bersih , jernih, dan mempunyai PH 7.2 -7.6 serta kadar alkaline 100-150 p.p.m.

Landscaping

Agar suasana di sekitar kolam menjadi lebih menyenangkan sebaiknya penataan lansdcape juga tidak dilupakan. Berbagai ornamen taman yang diletakkan di sekitar area kolam renang mampu menambah nilai estetis. Lampu-lampu taman mampu menciptakan suasana temaram yang indah untuk menerangi area kolam di waktu malam. Kursi-kursi dan gazebo juga dapat dijadikan pilihan sebagai tempat bersantai di area kolam.

Faktor Keamanan

Yang terakhir yang anda harus lakukan adalah mempertimbangkan segi keamanan, apalagi jika masih memiliki balita, buatlah akses seminimal mungkin menuju kolam atau tidak ada salahnya jika kita proteksi dengan menggunakan pagar pembatas. Selain itu juga penggunaan lampu yang tertanam di dalam kolam butuh pertimbangan khusus, memang terlihat indah apalagi pada malam hari, tetapi walaupun lampu-lampu tersebut beraliran listrik DC, tetap ada kemungkinan bocor dan korslet. Lebih aman jika anda menggunakan lampu sorot di dinding atas atau lampu dengan tiang di atas tanah yang cahayanya diarahkan pada dasar kolam.

Karena konstruksi dan instalasi kolam renang ini cukup kompleks dan butuh pengetesan berulang-ulang hingga layak untuk digunakan, maka proses pengerjaannya bisa memakan waktu 8 hingga 12 minggu. Kalau boleh saya sarankan, lebih baik anda menggunakan jasa kontraktor spesialis di bidang konstruksi kolam renang yang sudah terpercaya, sehingga segala sesuatunya berjalan lancar. Tapi walaupun demikian tetap dibutuhkan pengawasan yang ketat dan kontrak kerja yang jelas, termasuk sistem pembayarannya. Jangan melunasi seluruh biaya pekerjaan jika kolam belum layak untuk digunakan dan mintalah jaminan pekerjaan yang semuanya tertulis dalam kontrak.

Dari penjelasan ini saya berharap anda tidak bingung lagi karena telah memiliki acuan untuk melangkah. Dan kita sama-sama memohon pada Allah agar keinginan tersebut cepat terealisasi. Di waktu-waktu tertentu usahakan untuk mengajak kerabat anda yang kurang mampu atau anak-anak yatim untuk ikut merasakan segarnya berenang di kolam renang anda, sehingga investasi ini memiliki nilai ibadah.

Akhirul kalam, wassalamu alaikum wr.wb.

Konsultasi Arsitektur Terbaru

blog comments powered by Disqus