Dinding Batako Vs Dinding Bata Merah

Abu Afkar – Minggu, 7 Juni 2009 16:03 WIB

Assalamualaikum…

Langsung saja, apakah dinding batako dengan dinding bata memiliki perbedaan kualitas yang cukup jauh? Saya sempat keliling survei cari rumah, namun ada suatu komplek yang bahan dindingnya semua tipe dari batako, sehingga tidak ada pilihan ke dinding bata merah. Apakah jika dinding batako juga tahan lama dan mendukung jika suatu saat bangunan dikembangkan (misal jadi 2 lantai)?

Terimakasih

Jazakallah….

Wa alaikumussalam Wr.Wb.

Mas Aatn rahimakumullah, menjawab pertanyaan anda mengenai perbandingan dinding batako dan dinding bata merah, memang dari sisi harganya sangat berbeda, karena dinding batako lebih murah dan ukurannya lebih besar sehingga banyak perumahan yang menggunakan material ini untuk menekan harga bangunan.

Tetapi dari sisi kekuatan, batako yang dibuat dari campuran tras, kapur dan semen yang dicetak tanpa melalui proses pembakaran memang lebih rentan dibandingkan dengan bata merah yang terbuat dari tanah liat yang dibakar. Selain itu karena bagian dalamnya kosong membuat kekuatannya pun menjadi berkurang .

Batako memang merupakan material alternatif untuk menekan harga bangunan karena penggunaan batako yang dimensinya lebih besar (umumnya 10x20x40 cm) dari bata merah (umumnya 5x10x20 cm) bisa menghemat plesteran hingga 75 persen dan mengurangi beban dinding hingga 50 persen sehingga konstruksi bangunan pun menjadi ringan. Pengerjaannya pun lebih cepat karena ukurannya lebih besar dari bata merah. Kelebihan lainnya, karena permukaannya sudah rata, dinding batako sering diekspos sehingga tidak memerlukan plesteran dan acian lagi.

Sedangkan keuntungan dari penggunaan bata merah selain dinding lebih kokoh dan kuat, juga berfungsi sebagai insulasi yang mampu meredam panas dibandingkan dengan dinding batako sehingga suhu ruangan menjadi lebih nyaman.

Mengembangkan bangunan menjadi 2 lantai sebenarnya tidak terkait apakah dinding bangunan menggunakan bata merah atau batako karena ke dua material ini hanya sebagai material pendukung yang berfungsi sebagai dinding pengisi atau pembatas antar ruang. Komponen yang sangat berpengaruh dari sisi konstruksi pada saat pengembangan rumah adalah pondasi, sloof, tiang atau kolom serta balok sehingga masing-masing komponen ini sebaiknya sejak awal pembangunan sudah dipersiapkan untuk mengantisipasi pengembangan rumah terutama menjadi 2 lantai.

Mas Aatn, akhirnya dari perbandingan kedua material ini masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing , pilihan diserahkan pada anda, tentunya menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi keuangan anda.

Semoga bermanfaat

Wassalamu ‘alaikum Wr.Wb.

Konsultasi Arsitektur Terbaru

blog comments powered by Disqus