Desain Gerai Mainan Anak-Anak

Riris – Kamis, 21 Sya'ban 1430 H / 13 Agustus 2009 21:21 WIB

Assalamualaikum….

Bapak saya berencana untuk membuka toko mainan pendidikan untuk anak-anak, sampai saat ini saya masih survey untuk tempat usaha yang nantinya saya tempati, rencananya sih sementara ini cari kontrakkan. Saya pengennya konsep rumah juga sekaligus toko jadi bisa untuk tempat tinggal sekaligus usaha. Tapi saya masih bingung bagaimana untuk menentukan konsep toko yang sesuai dengan tema tersebut. Kalau boleh minta tolong saya diberi contoh konsep sekaligus display gambar untuk Toko Mainan Edukasi untuk anak-anak.

Terima kasih

Wa ‘alaikumussalam Wr.Wb.

Mbak Riris, ide membuka gerai mainan edukasi sangat patut diacungi jempol, disaat anak-anak kita sedang diserbu oleh mainan-mainan instan yang justru membuat mereka tidak mau berpikir dan tidak terlatih untuk memecahkan masalah. Tentu tantangan yang akan anda hadapi pun akan cukup berat, untuk membuat mereka tertarik dengan mainan edukasi tersebut. Tapi saya yakin dengan mengenalkan dan membuat mereka asyik mencoba mainan tersebut lambat laun mereka akan tertarik dan lebih memilih mainan edukasi sebagai alat untuk bermain.

Desain mainan edukasi ini sekarang sudah cukup beragam dengan warna dan bentuk yang sangat menarik, harganya pun cukup mahal dan membutuhkan budget khusus untuk beralih pada mainan jenis ini. Karena itu gerai yang akan menjadi tempat penjualan mainan jenis ini pun harus didesain menarik dan membuat anak-anak tertarik dan betah berlama-lama untuk bermain.

Konsep gerai mainan edukasi ini sederhana saja yaitu anda harus menyiapkan ruangan untuk mendisplai mainan-mainan tersebut yang tentunya juga harus terlihat dari luar/ jalan. Ruangan displai ini juga berfungsi sebagai ruang transaksi. Pada ruangan ini anda cukup mendisplai sample dari masing-masing jenis mainan saja agar tidak terlalu penuh. Yang kedua mempersiapkan ruangan bermain, karena anak akan lebih tertarik untuk mencobanya daripada hanya melihat displainya. Dengan mencoba berbagai jenis mainan tersebut anak akan dapat menentukan pilihan sesuai dengan kesukaannya. Dan yang ketiga adalah storage atau gudang untuk menyimpan stok mainan.

Untuk ruang displai konsepnya harus terbuka dan memiliki rak pajang yang cukup untuk meletakkan masing-masing jenis mainan. Anda bisa menggunakan rak-rak dari bahan kayu ramin (jati belanda) atau kaca jika ingin terlihat lebih luas. Bagian etalase kaca yang mengarah ke jalan dibuat selebar mungkin agar mainan yang dipajang mudah terlihat dari luar. Ruang ini juga dilengkapi 1 buah meja dan kursi untuk kasir dan beberapa kursi tamu dengan desain dan warna yang menarik.

Ruang bermain memiliki konsep yang berbeda, jika memasuki ruang ini anak diajak seolah-olah masuk ke dalam sebuah kotak mainan. Cara paling hemat apalagi jika tempat usaha bukan milik kita sendiri adalah dengan bermain warna dengan cat.  Warna ruang dibuat seatraktif mungkin sesuai dengan warna-warna education toys yang cenderung menggunakan warna-warna dasar seperti : merah, kuning, biru atau hijau. Buatlah kombinasi warna dinding dengan komposisi ke empat warna tersebut dengan memadukan 3 warna pada satu bidang dinding dan kombinasi 3 warna yang berbeda lagi pada bidang dinding yang lain.

Kombinasi warna ini juga berulang pada plafond (langit-langit) agar seolah-olah sedang berada di dalam kotak mainan. Diharapkan penggunaan kombinasi warna-warna dasar ini akan mampu menstimulus / merangsang anak untuk lebih bersemangat.

Pada bidang dinding bagian bawah, anda bisa menambahkan bentuk-bentuk geometris dasar sesuai dengan bentuk-bentuk education toys  yang diletakkan secara acak. Anda dapat membuat sendiri bentuk-bentuk geometris ini dengan terlebih dulu membuat mal atau cetakkannya pada selembar karton dan melubangi sesuai dengan bentuk geometri yang diinginkan, kemudian karton yang sudah berlubang ditempelkan pada bidang dinding yang akan dicetak dan gunakanlah spons atau busa dengan cara mencocolkannya pada lubang cetakan tersebut. Setelah kering, karton bisa dilepaskan dan jadilah bentuk geometris sesuai yang kita inginkan.

Jika ruangan cukup besar anda bisa meletakkan beberapa kelompok meja pendek dengan kursi anak sebagai sarana untuk bermain, tetapi jika tidak memungkinkan, cukup menggunakan karpet berbahan karet, vinyl atau plastik agar tidak menyimpan debu dan mudah dibersihkan. Penggunaan karpet jenis ini juga perlu menjadi perhatian khusus karena sebagian anak sering alergi terhadap karpet yang berbulu.

Asesoris lain yang juga akan menarik minat anak untuk bermain adalah gambar tokoh-tokoh kartun yang diletakkan pada bidang dinding bagian tengah. Agar lebih rapi buatlah bingkai tanpa frame pada gambar-gambar tersebut sehingga cukup digantungkan dan tidak merusak dinding yang telah dicat. Letakkan seperlunya untuk sekedar menghidupkan ruangan.

Mudah-mudahan Mbak Riris dapat terinspirasi dengan konsep gerai mainan edukasi yang saya tawarkan, sehingga pada saat mencari tempat sudah terpikirkan berapa luasan dan bentuk ruang yang sesuai dengan konsep desainnya.

Wassalamu ‘alaikum Wr.Wb.

Konsultasi Arsitektur Terbaru

blog comments powered by Disqus