Desain Rumah Kos-Kosan yang Sehat dan Arsitektural

Nurhadi Prasetyo – Sabtu, 2 Zulqa'dah 1429 H / 1 November 2008 22:36 WIB

Assalamualaikum Warramatullahi Wabarrakatuh

Saya memiliki tanah dengan luas 128 m2 dengan ukuran lebar muka 8 m dan panjang 16 m. Mohon bantuan dari bapak untuk dibuatkan desain rumah kos-kosan dengan rincian kebutuhan sebagai berikut:

  1. Kamar dengan kamar mandi dalam
  2. Kamar dengan kamar mandi dalam buat penjaga kos
  3. Service area untuk cuci pakaian dan jemuran, dapur (penggunaan bersama)
  4. Garasi motor (penggunaan bersama)
  5. Ruang tamu (penggunaan bersama)

Sebagai informasi tambahan bahwa tanah tersebut bagian depan adalah jalan dan belakang, samping kanan-kiri rumah penduduk.

Mohon dapat dibuatkan dengan bentuk yang dapat mengoptimalkan lahan (mungkin letter L) dan 2 lantai, sehingga masih ada halaman yang dapat digunakan parkir mobil dan taman. Adapun jumlah kamar yang bisa dibuat dengan ukuran yang pantas saya serahkan ke Bapak.

Wasalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Wassalamu ‘alaikum wr.wb.

Bapak Noer yang Insya Allah selalu dalam lindungan Allah SWT, membuat kos-kosan merupakan investasi yang tidak terpengaruh oleh krisis moneter, karena harga tanah dari waktu ke waktu selalu beranjak naik sehingga bisa menjadi tabungan bapak di hari tua, maka sudah sewajibnya lah bapak dan keluarga selalu bersyukur kepada Allah karena diberikan keluasan rizki.

Dari informasi yang bapak berikan, saya mencoba membuat desain kos-kosan yang sehat dan punya nilai arsitektur yang cukup baik. Desain yang representatif akan memberikan nilai tambah pada kos-kosan anda dan menaikkan harga sewa, walaupun sebenarnya jika lokasi cukup strategis, dengan model kos-kosan yang asal jadi pun sebenarnya laris-laris saja.

Saya mencoba mengatur agar seluruh kamar mendapatkan sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik, di lantai bawah ada 4 kamar berukuran 3.4 m x 2.5 m dilengkapi dengan kamar mandi dalam, dan di lantai atas ada 5 kamar dengan ukuran yang sama. Posisi kamar mandi memang saya tidak letakkan di bagian depan karena saya ingin ada jendela yang menghadap depan. Jendela ini fungsinya selain untuk penghawaan dan cahaya juga mengantisipasi jika ada kejadian-kejadian yang tidak diinginkan. Untuk tetap menjaga privasi, jendela bisa ditutup dengan gordin atau krei. Karena letak kamar mandi tidak memungkinkan untuk dibuat ventilasi, anda dapat membuat shaft (saluran udara) ke atas pada plafond dengan exhaust fan untuk memutar udara di dalamnya.

Secara keseluruhan, konfigurasi kamar yang dihubungkan dengan selasar selebar 1.2 m seperti membentuk huruf ‘U’ . Semua kamar berorientasi pada inner court atau taman dalam yang terbuka. Buatlah penataan taman dengan batu-batu alam, tanaman dan kolam ikan dengan gemericik air yang memberikan suasana yang nyaman dan menenangkan bagi para penghuni.

Ruang tamu letaknya di bagian depan dan bisa melihat taman di depan dan di dalam sehingga tamu bisa menunggu dengan nyaman, ruang ini juga bisa difungsikan sebagai ruang bersama untuk bersantai menonton TV dan sebagainya.

Posisi tangga saya letakkan di bagian belakang agar orang yang tidak berkepentingan tidak sembarangan naik ke lantai atas. Dapur, ruang cuci serta area jemur diletakkan paling belakang agar tidak terlihat dari luar. Ruang jemur bagian atasnya di buat terbuka agar cahaya matahari bisa masuk. Ruang penjaga kos diletakkan di lantai atas juga di bagian belakang dan mendapatkan cahaya dari void ruang jemur.

Halaman depan masih disisakan untuk parkir motor, carport, teras dan taman depan sehingga penghuni masih bisa meletakkan kendaraannya di halaman.

Tampak bangunan seperti pada gambar, didesain bergaya modern, atap kamar dibuat miring satu arah ke arah taman, sehingga perawatannya lebih mudah. Sebagai variasi agar tampilan atap tidak monoton, atap di atas ruang tamu dibuat seolah-olah memotong atap miring tadi sehingga tercipta bentuk yang dinamis. Untuk kamar kos dan kamar penjaga di sayap belakang sebaiknya tidak menggunakan atap miring tapi dengan atap datar dari dak beton, fungsinya untuk meletakkan tangki penampungan air. Tampilan selasar dari luar dibuat berlubang-lubang dan seolah menerus ke atas sebagai aksen dari bangunan. Selesaikan fasad dinding dengan tekstur dan warna yang berbeda sehingga semakin menambah estetika bangunan.

Demikian yang dapat saya bantu, dan saya harapkan kos-kosan anda bisa menjadi contoh yang baik untuk lingkungan sekitarnya. Buatlah peraturan yang islami dan seleksilah calon penghuni dengan baik, sehingga mereka merasa ikut memiliki dan saling menjaga sehingga tidak terjadi hal-hal yang merugikan.

Wassalam.

Konsultasi Arsitektur Terbaru

blog comments powered by Disqus