Desain Rumah Islami di Lahan 156 M2

Abu Azzam – Jumat, 23 Januari 2009 15:10 WIB

Assalamu’alaikum wr wb

Insya Allah kami berencana akan membangun rumah. Kami punya tanah seluas 156 m2 (lebar 8.5 m x panjang 18,3 m). Rencana kami akan bangun rumah seluas 85-90 m2 saja dan sisanya adalah kebun di belakang dan sedikit taman di depan rumah. Mohon bantuannya untuk gambaran denahnya. Adapun yang kami inginkan dalam denah rumah tsb antara lain:

  1. Kamar tidur utama (ada kamar mandi di dalam)
  2. Dua kamar tidur anak
  3. Ruang tamu
  4. Ruang makan
  5. Ruang keluarga
  6. Mushola
  7. Kamar mandi
  8. Dapur
  9. Garasi

Sedangkan untuk tempat jemuran dan menara tangki air, kami rencanakan ada di belakang rumah. Samping dan belakang rumah akan kami pagar untuk menjaga privasi keluarga khususnya yang akhwat. Depan rumah juga ada gerbang/kanopi. Mohon juga diberi gambaran kira2 berapa biayanya bila luas rumahnya 85 m2/90 m2. Sebelumnya kami ucapkan banyak terima kasih atas bantuan dan perhatiannya.

Wassalamu’alaikum wr wb

Kurnia Wiji P. (Bogor Barat, Bogor)

Wa ‘alaikumussalam Wr.Wb…

Mas Wiji yang dimuliakan Allah, sehubungan dengan pertanyaan anda mengapa pertanyaan anda belum dijawab?…., memang karena keterbatasan saya tidaklah memungkinkan bagi saya untuk dapat menjawab semua pertanyaan dari para netters semua, karena Alhamdulillah sampai saat ini banyak sekali yang ingin meminta solusi bagi rumah idamannya. Tapi doakan saya masih diberikan kemampuan dan kekuatan dari Allah untuk bisa menjawab berbagai permasalahan dari antum dan antuna sekalian dan mohon kesabaran dan keikhlasannya jika sampai saat ini konsultasinya belum sempat ditayangkan.

Mas Wiji, patut disyukuri anda mendapatkan karunia dari Allah berupa nikmat tempat tinggal yang saat ini makin sulit diperoleh, karena itu sudah sepatutnyalah kita bisa mengolah dan memanfaatkan dengan sebaik-baiknya sebagai sarana untuk meningkatkan ibadah pada Nya.
Saya mencoba mencari solusi bagi anda, dengan menata ruang-ruang yang dibutuhkan agar tetap terasa nyaman dan memenuhi syarat kesehatan. Konsep rumah yang islami hakekatnya bukan terletak pada fisiknya semata tetapi lebih pada suasana psikologis yang akan terbangun dari penghuni yang berada di dalamnya untuk selalu mengingat Allah SWT.

Berawal dari rencana anda membangun hanya 85 hingga 90 m saja, saya mencoba membagi sisi tanah dengan lebar 8.5 m menjadi 3 kelompok ruang dan sisi memanjang dengan ukuran 18.3 m menjadi 4 bagian.

  • Bagian depan terdiri dari carport (3mx4.5), teras (2.5mx1.5m) dan taman hijau.
  • Bagian kedua terdiri dari dapur (2.5mx2.5m) yang memiliki akses langsung ke halaman, ruang tamu (3mx3.5m), dan ruang tidur anak 1 (3mx3.5m). Semua ruang berorientasi ke halaman depan.
  • Bagian ketiga terdiri dari ruang makan, ruang keluarga dan tangga yang menyatu (5.5mx4.3m), ruang tidur anak 2 (3mx3.5m) serta kamar mandi (2mx2m) yang semuanya berorientasi ke taman/kebun belakang.
  • Bagian ke empat merupakan kamar tidur utama (3mx4m) dan kamar mandi dalam (3mx2m) serta teras belakang (2.5m x 1.5m) yang langsung memiliki pandangan kearah taman belakang.

Karena rumah yang Islami harus berorientasi ibadah, maka musholla diletakkan di atas ruang tengah dengan memanfaatkan ruang di bawah kemiringan atap atau yang lebih dikenal dengan istilah lantai mezanin. Penggunaan lantai mezanin ini akan lebih menghemat biaya karena rumah tetap berlantai satu. Anda cukup menggunakan konstruksi lantai kayu untuk lebih menekan biaya.

Dari lantai musholla ini terdapat void yang dapat melihat kearah ruang keluarga yang terletak di bawahnya. Diharapkan dengan konsep musholla yang berada di tengah-tengah ruangan dan terbuka ini dapat selalu mengingatkan anda dan keluarga pada sang Khalik.

Untuk ruang jemur, agar keindahan taman di belakang tidak terganggu oleh ‘gantungan-gantungan aneka warna’, maka saya sarankan agar diletakkan di lantai 2 tepat di atas dapur. Bagian yang menghadap jalan dapat ditutup dengan dinding yang berlubang-lubang setinggi 2 m, sehingga jemuran tidak terlihat dari jalan. Perletakkan tangki air juga bisa di atas dak kamar mandi ruang tidur utama, sehingga tidak mengganggu pemandangan.

Penampilan bangunan bergaya tropis modern ini juga cukup unik dengan tonjolan ruang jemur setinggi 2 m yang ditutup dengan dinding berlubang. Pada bagian dinding ini dapat diberikan tekstur yang berbeda dengan menggunakan batu alam atau dinding gurat dengan warna yang kontras.

Atap bangunan berbentuk pelana dua arah yang dicoak pada bagian ruang jemur yang menonjol. Ruang di bawah kemiringan atap ini dapat dimanfaatkan untuk perletakkan ruang musholla. Sedangkan teras depan dan dapur ditutup dengan canopy beton yang menggantung agar terhindar dari tampias hujan serta menambah kesan modern pada bangunan.

Pada bagian belakang, kamar tidur utama juga ditutup dengan atap pelana tambahan yang menempel pada atap bangunan utama hingga batas kamar mandi. Sedangkan kamar mandi ditutup dengan dak beton untuk  perletakkan tangki air.

Setelah saya hitung luas keseluruhan bangunan ternyata totalnya 100 m2 dan saya rasa cukup ideal dengan luasan tersebut karena ruang-ruang yang didapatkan cukup nyaman dan memenuhi syarat kesehatan. Nah untuk biaya totalnya jika per m2 bangunan kita ambil 2 juta rupiah maka total harga bangunan tersebut adalah 2 juta x 100 m2 = 200 juta rupiah…..

Mudah-mudahan bisa menjadi acuan Mas Wiji untuk membangun rumah idaman di Bogor, salam untuk seluruh keluarga.

Wassalamu ‘alaikum Wr.Wb….

Konsultasi Arsitektur Terbaru

blog comments powered by Disqus