Desain Rumah di Lahan Memanjang

Syarifudin – Sabtu, 9 Zulqa'dah 1429 H / 8 November 2008 21:06 WIB

Assalamu’alaikum

Pak Aria yang terhormat

Kami adalah keluarga baru yang rencananya ingin mulai membangun rumah idaman kami. Namun terus terang, kami agak kebingungan dalam menentukan desain dan denah rumah mengingat bahwa lahan yang kami miliki memiliki luas 8 x 50 m dengan posisi tepat di pinggir jalan kabupaten yang cukup ramai. Masalahnya adalah bahwa lebar muka lahan yang menghadap jalan adalah 8 meter dimana kami juga harus menyiapkan akses ke rumah yang cukup lebar. Ini terus terang agak membingungkan mengingat kami sangat menyukai space yang luas. Akibatnya kami kebingungan dalam menentukan denah ruangan dan desain rumah yang cocok untuk kami. Adapun jumlah keluarga kami adalah 4 orang dimana 2 diantaranya adalah bayi..

Kami sangat mengharapkan masukan dan mungkin solusi yang sesuai untuk mengatasi permasalahan kami. Atas perhatian pak Aria, kami sekeluarga ucapkan Jazakallah Khair…

Wassalam

Wa ‘alaikumsalam wr.wb.

Bapak Syarif dan keluarga yang sedang kebingungan, sebenarnya bentuk tanah seperti apapun, bisa kita siasati desain bangunannya. Lahan anda yang memiliki ukuran 8 m x 50 m memang cukup unik karena sisi lebar dan panjangnya tidak proporsional sehingga jika tidak hati-hati meletakkan ruang-ruangnya akan menyerupai gerbong kereta api.

Ide awalnya, jika anda pernah menginap di hotel dengan konsep resort, biasanya juga memiliki lahan yang memanjang. Jika kita memasuki kawasan hotel tersebut bangunan yang ada biasanya terdiri dari beberapa kelompok. Pertama kita akan disambut lebih dulu dengan area parkir, kemudian bangunan penerima yang terdiri dari loby, restaurant, dapur dan area servis lainnya, baru kemudian kita akan menuju kamar- kamar yang letaknya terpisah dari bangunan utama.

  

Jika ide ini kita coba terapkan pada lahan anda, maka saya mencoba membagi 3 sequence bangunan yang disatukan oleh selasar penghubung sehingga aktifitas di dalamnya tidak terganggu jika turun hujan. Bangunan pertama terdiri dari ruang tamu, ruang tidur utama ruang makan, dapur, serta area servis. Sebagai ruang penerima, maka ruang tamu dibuat lebih menonjol sehingga kesannya seperti berdiri sendiri. Atap ruang tamu limasan yang berbentuk utuh ini juga semakin memperkuat kesan luas pada tampilan awal rumah anda ditambah dengan area parkir dan taman yang cukup lapang karena jarak bangunan yang ditarik 12 m dari jalan raya. Jadi kekhawatiran anda bahwa akses masuk akan terlihat sempit sudah sedikit terpecahkan.

Area servis sebagai ruang penunjang juga bisa diakses langsung dari depan sehingga privasi ruang-ruang di dalam lebih terjaga. Bayangkan jika area servis ini kita letakkan di bagian paling belakang, dengan jarak yang cukup jauh untuk mencapainya maka akan sangat mengganggu kenyamanan ruang-ruang lain. Area servis ini juga bisa berhubungan langsung dengan dapur sehingga distribusi bahan-bahan makanan serta sampah dapur tidak perlu melalui ruang-ruang lain. Agar aktivitas di area servis ini tidak terlihat langsung dari jalan, anda bisa mensiasatinya dengan menutup dengan dinding miring yang menyerupai sirip.

Ruang tidur utama, tetap kita letakkan pada kelompok bangunan penerima ini karena anda harus tetap mudah mengawasi seluruh aktifitas yang terjadi di rumah anda. Ruang tidur utama yang berukuran 7.5m x 4m ini dilengkapi dengan walk’in closet (ruang simpan pakaian) dan kamar mandi dalam. Ruang tidur utama ini juga masih cukup luas jika anda ingin menempatkan boks bayi dan 1 set kursi baca.

Ruang makan juga berada dalam kelompok ini karena aktifitas ini harus mudah dicapai dari dapur dan bisa digunakan untuk menjamu tamu. Dari ruang makan ini kita bisa memandang taman yang indah sehingga seolah-olah sedang menikmati santapan di alam terbuka.

Kelompok bangunan yang kedua, dihubungkan oleh sebuah selasar yang melintasi taman terbuka. Anda bisa merancang kegiatan yang menyenangkan di taman ini dengan membuat taman bermain untuk buah hati anda yang tercinta. Sore dan malam hari juga bisa untuk duduk-duduk santai sambil menikmati hangatnya teh dan kue-kue.

Kelompok bangunan yang memiliki aktifitas lebih private ini terdiri dari 2 buah kamar tidur yang masing-masing berukuran 5m x 4m dengan kamar mandi bersama, serta ruang keluarga yang cukup luas untuk bercengkerama bersama keluarga. Anda bisa menata interior ruang keluarga ini dengan suasana hangat dan cozy sehingga betah untuk berlama-lama di dalamnya. Perpustakaan, home theater, dan sebagainya bisa menjadi sarana yang menyenangkan untuk anda dan keluarga. Bagian depan dan belakang ruangan ini dirancang menggunakan kaca sehingga bisa berinteraksi langsung dengan taman di tengah dan belakang.

Musholla sebagai bangunan yang ketiga juga bisa kita pisahkan dan dibuat terbuka menyatu dengan taman belakang. Ruang untuk beribadah ini bisa kita desain menggunakan saung bambu atau kayu sehingga akan terasa lebih nikmat dalam beribadah pada Allah SWT. Mudah-mudahan kita jadi rajin bangun malam untuk bertaqorub pada Nya, serta mensyukuri nikmat-nikmat Nya yang telah kita terima.

Saya berharap ide-ide ini cukup membantu anda mewujudkan rumah idaman yang akan membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah wa rohmah, dan mudah-mudahan menjadi amal jariah yang insya Allah pahalanya tidak putus sepanjang masa, wallahu a’lam.

Wassalam.

Konsultasi Arsitektur Terbaru

blog comments powered by Disqus