Eramuslim http://www3.eramuslim.com Media Islam Rujukan Sat, 19 Apr 2014 10:43:53 +0000 id-ID hourly 1 http://www3.eramuslim.com/ Menghadapi Bahaya Syiah http://www3.eramuslim.com/suara-kita/suara-pembaca/menghadapi-bahaya-syiah.htm http://www3.eramuslim.com/suara-kita/suara-pembaca/menghadapi-bahaya-syiah.htm#comments Sat, 19 Apr 2014 10:25:02 +0000 http://www3.eramuslim.com/?p=75456 syiah syiahOleh Hartono Ahmad Jaiz (Menyongsong Deklarasi Anti Syiah di Bandung, Ahad, 20 Jumadil Akhir 1435H/ 20 April 2014 M)

Para orang tua di kampung tidak tahu, anak-anak gadisnya yang kuliah di kota ternyata jadi pezina tapi atas nama agama syiah yaitu nikah mut’ah. Itu bukan sekadar berita orang lewat, tetapi sudah berupa hasil investigasi yang bahkan telah dituangkan jadi skripsi di sebuah perguruan tinggi di Makassar. Laporan LPPI Makassar itu dapat dibaca artikel berjudulKeluarga di Kampung Tidak Tahu Kalau Anaknya Mut’ah di Kota .

Itu baru satu persoalan, yakni tentang rusaknya para gadis yang menjadi dambaan para orang tua untuk meneruskan generasi, ternyata telah rusak. Nikah mut’ah yang telah diharamkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sampai hari qiyamat itu bahkan di antara yang meriwayatkannya adalah Ali bin Abi Thalib yang diklaim oleh syiah sebagai imam tertinggi mereka. Namun periwayatan dari Ali tidak digubris oleh syiah, karena dalam hal nikah mut’ah alias zina tapi diklaim sebagai atas nama agama oeh syiah Iran itu sejatinya hanyalah kelanjutan ajaran bejat dari nabi palsu Majusi bernama Mazdak (died c. 524 or 528).

Mazdakiyah/ mazdakisme itu dinisbatkan kepada Mazdak yang lahir tahun 487 M di Niyabur (Parsi). Yaitu aliran yang mempropagandakan ibahiyah (serba boleh, permissive) yang menghancurkan nilai-nilai dan menggiring kekacauan berlandaskan syahwat dan tidak memperdulikan hubungan-hubungan keluarga dan ukuran-ukuran akhlaq, lepas dari semua keyakinan dan agama. Bahkan aliran itu adalah asal mula komunisme dan biang teori Karl Marx (Marxisme) Propaganda Mazdakisme ini telah mengumumkan bahwa manusia itu dilahirkan sama, maka seyogyanya untuk hidup sama-sama, tidak ada bedanya antara mereka. Dan yang terpenting apa yang diharuskan dalam kebersamaan itu adalah harta dan wanita menjadi milik bersama menurut pelaku-pelaku propaganda ini.

As-Syahros-tani (penulis kitab terkenal, al-milal wan nihal/ agama-agama dan aliran-aliran) berkata: Mazdak menghalalkan wanita-wanita dan harta-harta, dan menjadikan manusia bersekutu di dalam memiliki wanita dan harta itu seperti dalam hal air, api, dan rumput (untuk hewan) dalam hal menjadi milik bersama. (As-Syahros-tani, al-milal wan nihal, halaman 86). Walaupun sekitar seratus tahun setelah itu kemudian orang-orang Parsi (kini Iran) masuk Islam, namun apa yang terjadi? Mereka tetap mempertahankan keburukan yang telah terlanjur merajalela tadi, hanya dimodifikasi sedikit.

Kalau zaman Mazdak yang nabi palsu Majusi, maka yang terngiang di hawa nafsu mereka adalah: Untuk meningkatkan keimanan maka perlu menzinai (isteri) orang. Kemudian setelah mereka masuk Islam, maka yang terngiang di hawa nafsu mereka adalah: Untuk meningkatkan keimanan maka perlu menzinai orang dengan nama nikah mut’ah atau kawin kontrak. Padahal nikah mut’ah jelas sudah dilarang oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, di antaranya dalam hadits-hadits ini:

عَنْ عَلِيِّ : أَنَّ النَّبِيَّ صلّى الله عليه و سلّم نَهَى عَنْ نِكَاحِ الْمُتْعَةِ يَوْمَ خَيْبَرَ وَعَنْ لُحُوْمِ الْحُمُرِ اْلأَهْلِيَّةِ. (رواه البخارى ومسلم ومالك وغيرهم)

Dari Ali (bin Abi Thalib): Sesungguhnya Nabi صلّى الله عليه و سلّم, telah melarang nikah mut’ah pada hari (peperangan) Khaibar dan beliau pun (melarang) memakan daging keledai-keledai kampung/peliharaan. Hadits Shahih Riwayat: Bukhari (5/78 dan 6/129); Fathu al-Bari, 9/166-167; Muslim, 4/134-135; Syarah Muslim juz 9/189-190; Malik dan Tanwiru al-Hawalik Syarah Muwatha’:  2/74; Tirmidzi (2/295); Nasai’i (6/125 dan 126); Ahmad (1/142); Darimi (2/140). Hadits dalam shahih riwayat Muslim:

3496 – وَحَدَّثَنِى سَلَمَةَ بْنُ شَبِيبٍ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ أَعْيَنَ حَدَّثَنَا مَعْقِلٌ عَنِ ابْنِ أَبِى عَبْلَةَ عَنْ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ قَالَ حَدَّثَنَا الرَّبِيعُ بْنُ سَبْرَةَ الْجُهَنِىُّ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- نَهَى عَنِ الْمُتْعَةِ وَقَالَ « أَلاَ إِنَّهَا حَرَامٌ مِنْ يَوْمِكُمْ هَذَا إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ كَانَ أَعْطَى شَيْئًا فَلاَ يَأْخُذْهُ ». صحيح مسلم – (ج 4 / ص 134)

Dari Sabrah bin Ma’bad Al-Juhani, ia berkata: Kami bersama Nabi Muhammad SAW dalam suatu perjalanan haji. Pada suatu saat kami berjalan bersama saudara sepupu kami dan bertemu dengan seorang wanita. Jiwa muda kami mengagumi wanita tersebut, sementara dia mengagumi selimut (selendang) yang dipakai oleh saudaraku itu. Kemudian wanita tadi berkata: Ada selimut seperti selimut._ Akhirnya aku menikahinya dan tidur bersamanya satu malam. Keesokan harinya aku pergi ke Masjid Al-Haram, dan tiba-tiba aku melihat Nabi SAW sedang berpidato di antara pintu Ka’bah dan Hijir Ismail. Beliau bersabda: “Wahai sekalian manusia, Aku pernah mengizinkan kepada kalian untuk melakukan nikah mut’ah. Maka sekarang siapa yang mempunyai istri dengan cara nikah mut’ah, haruslah ia menceraikannya, dan segala sesuatu yang telah kalian berikan kepadanya janganlah kalian ambil lagi. Karena ALLAH AZZA WA JALLA TELAH MENGHARAMKAN NIKAH MUT’AH SAMPAI HARI KIAMAT.” (Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitabnya Shahih Muslim (II/ 1024), Imam Abu Dawud dalam kitabnya Sunan Abi Dawud (II/ 226, 2072), Imam Ibnu Majah dalam kitabnya Sunan Ibnu Majah (I/ 631), Imam al-Nasa’i dalam kitabnya _Sunan al-Nasa’i (VI/ 1303), Imam al- Darimi dalam kitabnya _Sunan al-Darimi (II/ 140) dan Imam Ibnu Syahin dalam kitabnya _al- Nasikh wa al- Mansukh min al-Hadits hal 215).

Betapa miripnya. Lakon nenek moyang majusi sudah seribu limaratusan tahun yang lalu, ternyata masih diterus-teruskan. Padahal itu adalah warisan nabi palsu Majusi. Syiah merobohkan Islam secara keseluruhan Islam yang pedomannya Al-Qur’an dan As-Sunnah, Al-Qurannya dianggap palsu, tidak murni lagi. Fakta dari kitab Syi’ah sendiri, bahwa menurut kitab Syi’ah: Al-Qur’an yang ada sekarang telah berubah, dikurangi dan ditambah (Ushulul Kaafi, hal. 670). Salah satu contoh ayat Al-Qur’an yang dikurangi dari aslinya yaitu ayat Al-Qur’an An-Nisa’: 47, menurut versi Syi’ah berbunyi: “Ya ayyuhalladziina uutul kitaaba aaminuu bimaa nazzalnaa fie ‘Aliyyin nuuran mubiinan”. (Fashlul Khitab, hal. 180).( nahimunkar.com/syiah-menuduh-al-quran-telah-diubah ) Para sahabat yang sangat berjasa mengumpulkan Al-Qur’an jadi mushaf (bentuk buku) dituduh murtad, dan mengubah-ubah Al-Qur’an.

LPPI Makassar menulis sebagai berikut: Jalaluddin Rakhmat (JR) dan Emilia Renita Banyak tulisan, editan dan ceramahnya yang sangat menjelek-jelekkan sahabat dan tabiinbahkan melaknat dan mengkafirkan mereka, berdasarkan dalil (kutipan) yang lemah atau berdasarkan dalil yang dipahami secara salah atau data yang dimanipulasi, contoh: Para sahabat merobah-robah agama. (Jalaluddin Rakhmat. Artikel dalam Buletin al Tanwir Yayasan Muthahhari Edisi Khusus No. 298. 10 Muharram 1431 H.  hal. 3). Para sahabat murtad.( Ibid. hal. 4). Dendam Majusi terhadap Islam lah yang diwarisi Syiah, sehingga bukan hanya meneruskan penghalalan zina dari nabi palsu Majusi bernama Mazdak, namun sampai orang majusi yang membunuh Umar bin Khatthab radhiyallahu ‘anhu justru kuburan majusi pembunuh itu kini dikeramatkan di Iran. Bahkan ada tuntunan doanya untuk dikumpulkan di akherat bersama Abu Lu’lu’ah (si majusi pembunuh Umar bin Khatthab).

Pembunuh Khalifah Umar Yang Diagungkan.

Masih adakah yang mengatakan syi’ah bagian dari Islam?! Makam Pembunuh Khalifah Umar Yang Diagungkan Inilah kuburan Fairuz atau yang dikenal sebagai ”abu lu’luah almajusiy” pembunuh (Khalifah Umar bin Khottob Rodhiallah ‘anhu) yang senantiasa diagung agungkan oleh kaum Syiah.. Na’udzubillah min dzalik,. Ya Allah, Hancurkanlah dan binasakanlah musuh-musuhMU. Aamiin (Ghirah Islam)

Iran resmi melarang didirikannya masjid Ahlussunnah

Itulah dendam majusi terhadap Islam. Lebih dari itu Ketika Umat Islam Ahlussunnah di Iran mau mendirikan masjid saja ternyata ada larangan resmi dari penguasa negeri syiah Iran. Lihat Video Republik Iran Resmi Melarang Pendirian MasjidSunni di Teheran

Dapat disimpulkan, saat ini dendam majusi syiah lebih tampak nyata dibanding kafir-kafir lain. Apalagi di Iran yang mengaku republic Islam tapi melarang didirikannya masjid Islam (ahlussunnah atau sunni) itu ternyata di Iran terdapat banyak gereja dan bahkan ada 36 sinagoge tempat ibadah Yahudi. Lihat Daftar 36 Tempat Ibadah Yahudi di Iran Negeri Syiah

Dendam majusi syiah terhadap Umat Islam yang tidak dapat ditutup-tutupi itu telah berlanjut dengan pembantaian terhadap Umat Islam. Sekarang Umat Islam di Suriah sedang dibantai oleh rezim Bashar Assad. Pembantaian terhaap Umat Islam itu dengan mengerahkan pula musuh-musuh Islam dari luar Suriah yaitu syiah Iran, Syiah Irak, Syiah Libanon, kafir Rusia dan Kafir Cina. Bersekongkol dengan orang-orang kafir memang sudah dilakukan syiah dalam membantai umat Islam di Baghdad masa lalu. Orang yang mengerti sejarah Islam akan berpendapat para pengaku Syiah ternyata adalah musuh yang paling berbahaya yang menyerang negara Islam, karena mereka itu secara lahiriyah adalah muslimin akan tetapi dibathinnya menyimpan kekufuran dan permusuhan yang besar sekali terhadap Islam, sehingga Syaekhul Islam Ibnu Taimiyah berkata: Sesungguhnya asal setiap fitnah dan bencana adalah Syiah dan orang yang mengikuti mereka dan kebanyakan pedang yang menumpahkan darah kaum muslimin adalah dari mereka dan pada mereka bersembunyi para zindiq [Minhajus sunnah 3/243) .

Dan karena mereka menganggap kaum muslimin lebih kufur dari Yahudi dan Nashrani sehingga mereka bersama mereka bahu membahu dalam menghancurkan umat Islam, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata : “Sungguh kami dan kaum muslimin telah melihat apabila kaum muslimin diserang musuh kafir maka Syiah bersama mereka menghadapi kaum muslimin” [Ibid 4/110.] Lihatlah kisah masuknya Hulaghu Khan (raja Tartar Mongol) ke negeri Syam tahun 658H dimana kaum Syiah menjadi penolong dan pembantu mereka yang paling besar dalam menghancurkan negara Islam dan menegakkan negara mereka, dan ini telah diketahui dengan jelas dalam buku-buku sejarah khususnya di Iraq dimana menteri khalifah waktu itu yang bernama Ibnul Alqaamiy dan kaum Syiah menjadi pembantu Hulaghu Khan dalam menaklukkan Iraq dan menumpahkan darah kaum muslimin yang tidak terhitung jumlahnya. (Bahaya Syi’ah Sebuah Realita Disarikan Oleh Abu Asma Kholid bin Syamhudi dari kitab Ushul Madzhab Syiah Its-na Asyariyah karya Dr. Nashir bin Abdillah Al Qifaariy dengan penambahan dari kitab-kitab Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dan yang lainnya/ dari majalah As-Sunnah Edisi 11/Tahun V/1422H/2001M)

Sangat membahayakan kehidupan masyarakat Ketika dendam majusi syiah telah merusak Islam seakar-akarnya, merusak tatanan kehidupan keluarga yang telah diatur Islam, bahkan membantai umat Islam dari masa ke masa, ditambah pelarangan mendirikan masjid Islam alias berarti melarang ibadah, maka negeri yang sadar bahwa syiah itu sangat mengancam, ternyata melarang syiah. Ambil contoh Malaysia, bukan hanya ulamanya yang aktif mengharamkan syiah, namun pemerintahannya juga melarang praktek syiah-Iran, sedang pihak keamanan pun bergerak untuk menangkapi kegiatan syiah. Di Malaysia praktik Syiah-Iran dilarang, dan di Brunei diharamkan. Ulama di sana secara dini sudah mengantisipasi, tulis islampos. Dari kedubes Malaysia, Raja Nizam menjelaskan mengenai pelarangan ajaran Syiah di Malaysia, Nizam menegaskan bahwa hal itu perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya bentrokan dan terciptanya kehidupan umat beragama yang harmonis. “Saya melihat (pelarangan Syiah, red) itu sebagai suatu pegangan, bagaimana pemerintah bersikap atas masalah ini (Islam dan Syiah).

Dan dalam konteks di Malaysia, kita ingin menghindari terjadinya ketidakharmonisan, sebagaimana disebutkan oleh Duta Besar tadi, dia katakan, kita punya matlamat utama, konsep wasatiyyah ini untuk menjadikan masyarakat yang harmoni,” tegas Nizam. Konflik antara umat Islam dengan Syiah telah menjadi sorotan dunia, sebagaimana terjadi di Suriah, Irak, Bahrain, Yaman dan juga di Indonesia. Paham Syiah yang merupakan sempalan dari Islam, menafikan dan menyesatkan ajaran Islam. Bahkan para penganut Syiah mengkafirkan orang yang berada di luar ajarannya. “Jadi bila dalam konteks yang sudah ada, jika ada keyakinan yang melampaui sehingga menafikan keyakinan orang lain, sehingga meniadakan akidah orang lain, itu adalah suatu hal yang bisa mengganggu keamanan, sehingga harus dilarang,” pungkasnya kepada kiblatnet. Dengan kenyataan ancaman syiah yang sangat membahayakan itu bila syiah dibiarkan, maka tanggung jawab dan dosa terbesar sudah dapat ditudingkan kepada pihak yang membiarkan serta kaum munafik yang tidak mengaku syiah tapi membiarkannya bahkan membelanya dengan aneka cara.

Dengan indikasi banyaknya orang munafik, maka Umat Islam harus siap-siap, dalam menghadapi syiah ini. Telah ada kejadian nyata. Jangan sampai umat Islam nasibnya seperti petani yang tanamannya dihancurkan oleh gajah, petaninya diinjak-injak gajah yang mengamuk, hingga jadi korban bahkan mati. Betapa mengenaskannya nasib petani yang seperti itu. Namun, kalau para petani yang masih hidup sampai membunuh gajah maka dianggap melanggar, karena gajah termasuk binatang yang dilindungi. Seolah Umat Islam dihadapkan pada problem mirip petani korban amukan gajah itu. Bahkan lebih dahsyat lagi, karena bukan hanya tanaman dan nyawa yang diancam, namun aqidah keimanan, satu-satunya milik orang Islam yang paling berharga. Masih ditambah lagi perusakan dahsyat yaitu diporak-porandakannya tata kehidupan rumah tangga diubah menjadi cara binatang. Oleh karena itu, mari kita rujuk, bagaimana sebenarnya petunjuk Allah Ta’ala yang Maha Benar dalam menghadapi masalah seperti ini. Allah memberi petunjuk, umat Islam tidak boleh bersikap lunak terhadap orang kafir dan munafik. Harus bersikap keras terhadap orang munafik

{ يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ جَاهِدِ الْكُفَّارَ وَالْمُنَافِقِينَ وَاغْلُظْ عَلَيْهِمْ وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ} [التحريم: 9]

9. Hai Nabi, perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka. tempat mereka adalah Jahannam dan itu adalah seburuk-buruknya tempat kembali. (QS At-Tahriim/66: 9). Memerangi orang munafiq adalah dengan lisan/ hujjah argumentasi, dan dengan sikap keras dalam pembicaraan, dengan mengemukakan ancaman siksa (di akherat), tidak boleh bersikap lunak terhadap mereka, menurut Al-Jazairi dalam Aisarut Tafaasiir.

]]>
http://www3.eramuslim.com/suara-kita/suara-pembaca/menghadapi-bahaya-syiah.htm/feed 0
Ikhwanul Muslimin di Mata Abdullah Azzam (4)…Pembunuhan Para Pemimpinnya http://www3.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/ikhwanul-muslimin-di-mata-abdullah-azzam-4-pembunuhan-para-pemimpinnya.htm http://www3.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/ikhwanul-muslimin-di-mata-abdullah-azzam-4-pembunuhan-para-pemimpinnya.htm#comments Sat, 19 Apr 2014 07:58:08 +0000 http://www4.eramuslim.com/?p=46494 Melihat fakta dilapangan ternyata gerakan Ikhwanul Muslimin tidaklah mati walau para pemimpinnya telah dibunuh , maka saat itu Amerika Serikat mulai bertindak, mereka membuat perjanjian dengan beberapa perwira pasukan Mesir, seperti : Jamal Abdul Nasher, Anwar Sadat dan Abdul Hakim Amer. Duta Amerika menemui perwira perwira ini dan mengatakan,” Tuan tuan, kami ingin agar tuan tuan melancarkan kudeta terhadap pemerintahan Raja Farouq, kami bersedia melindungi dan membantu tuan tuan, dengan syarat :

 

  1. Harus bersedia menumpas harakah Ikhwanul Muslimin.
  2. Jangan mengganggu perbatasan Israel.
  3. Harus bersedia membubarkan Jamiah Al Azhar

 

Mereka perwira militer menyepakati ketiga persyaratan ini, dan selanjutnya mereka melancarkan kudeta pada tahun 1952 M. Muhammad Najib dan Anwar Sadat memberikan pernyataan bahwa duta AS turut hadir dalam siding pertama yang diadakan oleh Dewan Revolusi.

 

Duta AS, Jefferson meminta bantuan dana kepada pemerintahannya melalu sebuah pengarang buku “ Permainan Bangsa bangsa”, pengarangnya seorang agen rahasia AS namanya Mells Copsland, untuk mendukung revolusi Jamal Abdul Nasser. Dana diberikan 3 Juta Dollar itu digunakan untukbiaya operasional perangkat intelijen, membeli mobil anti peluru buat Jamal Abdul Nasher, dan untuk menggaji para perwira yang ikut serta dalam Dewan Revolusi. Dana tersebut dikeluarkan dari dana pribadi Presiden AS Eisenhower.

 

Kemudian ketiga syarat tersebut mulai dilaksanakan. Rezim Jamal Abdul Nasser memerangi Ikhwanul Muslimin, menghukum mati sisa pemimpin Ikhwanul Muslimin dan mengeksekusi di tiang tiang gantungan. Kendati dunia Islam berupaya menengahi persoalan tersebut, tapi Jamal Abdul Nasser menolak campur tangan semua mediasi tersebut….Bersambung

- Abdullah Azzam -

]]>
http://www3.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/ikhwanul-muslimin-di-mata-abdullah-azzam-4-pembunuhan-para-pemimpinnya.htm/feed 0
Resensi Buku : Penyesatan Aliran Terhadap Islam di Jawa, Perlu Dibaca http://www3.eramuslim.com/resensi-buku/resensi-buku-penyesatan-aliran-terhadap-islam-di-jawa-perlu-dibaca.htm http://www3.eramuslim.com/resensi-buku/resensi-buku-penyesatan-aliran-terhadap-islam-di-jawa-perlu-dibaca.htm#comments Sat, 19 Apr 2014 07:40:56 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=73532 jenarSyeikh Siti Jenar , Pemutarbalikan Sejarah, Perjalanan Hidup & Ajarannya 

Syekh Siti Jenar adalah sosok yang misterius sekaligus kontroversial. Betapa tidak, eksis atau tidaknya di panggung sejarah masih menjadi perdebatan para pakar. Apalagi terkait statusnya yang dilabelkan kepadanya sebagai tokoh pencetus ajaran Manunggaling Kawulo Gusti di tanah jawa. Meskipun juga diragukan apakah Syekh Siti Jenar yang menyebarkannya, yang jelas ajaran itu sendiri telah berkembang dan banyak dianut hingga sekarang.

Nama Syekh Siti Jenar memang terdokumentasi di dalam sejumlah literatur kuno, seperti naskah babad, kropak atau serat. Namun, validitasnya sebagai sumber sejarah dipertanyakan. Karena mesti dipilah-pilah mana yang merupakan fakta riil dan mana yang hanya mitos. Bahkan, berdasarkan hasil risetnya, penulis buku ini telah menyimpulkan adanya distorsi sejarah dan ajaran Syekh Siti Jenar.

Buku ini mencoba untuk menguaknya apakah Syekh Siti Jenar itu ada atau tidak dan sejauh mana kesesatan ajarannya. Keseriusan penulis untuk melakukan studi literatur dan turun ke lapangan pun membuahkan kedalaman analisis. Bukan hanya sebatas deskripsi historis, penulis juga menyajikan kajian yang bersifat normatif-syar’i terkait ajaran yang disandarkan kepada Syekh Siti Jenar. Keberanian penulis untuk mengkritis sosok sekaliber Prof. Dr. Munir Mulkhan, sekaligus menjadikan buku ini sebagai bantahan ‘resmi’ layaka mendapatkan apresiasi tersendiri.

ENSIKLOPEDI SYIRIK DAN BID’AH JAWA

Dulu masyarakat Jawa menganut Hindu dan Budha atau animisme-dinamisme, setelah itu Islam datang. Terjadilah akulturasi budaya antara kepercayaan lokal dan Islam. Masyarakat kadang sulit membedakan apakah ini Islam, Hindu, Budha, ataukah Jawa. Dari sinilah muncul produk turunan berupa cara berislam ala “orang Jawa” (Kejawen).

Banyak pertanyaan muncul tentang berbagai tradisi ritual Jawa. Bukan saja dari orang yang awam terhadap Islam, tetapi juga dari para dai, takmir masjid, dan tokoh masyarakat. Intinya, apakah berbagai amalan atau ritual Kejawen itu bagian dari Islam, atau justru bertentangan dengan Islam?

Nah, buku ini mencoba menjawab pertanyaan tersebut. Hadir sebagai sebuah ensiklopedi minitentang deskripsi dan bagaimana Islam memandang beragam warisan budaya dan tradisi ritual mengenai:

(i) Konsep waktu dan dasar perhitungan Jawa, seperti primbon, weton, hari baik    dan hari jelek

(ii) Tradisi saat Bayi dalam Kandungan hingga Lahir, seperti mitoni/tingkepan, tata cara membuang ari-ari, serta keyakinan tentang “sedulur alus”

(iii) Ramalan watak dan nasib, seperti sengkala, ruwatan, dan sukerta

(iv) Ritual kematian, seperti sadranan dan tahlilan.

(v)  Hal-hal yang terkait dengan prosesi perkawinan, seperti bubakan, cengkir gading, sawatan, suapan, injak telur dan mandi kembang setaman, serta kembar mayang.

(vi) Ritual perayaan musiman, seperti tirakatan, sesaji kepala kerbau, kirab pusaka, padusan, sekatenan, hingga grebeg sawal dan grebeg besar.

Melalui buku ini kedua penulis ingin menekankan pentingnya memahami ragam budaya di atas dalam upaya memurnikan akidah. Jangan sampai atas nama nguri-uri kabudayan adi luhung atau mempertahankan “kearifan” lokal  ajaran Islam yang universal justru dilanggar. Apalagi fondasi Islam adalah tauhid dan ittiba’, yang tidak menoleransi syirik dan bid’ah.

Judul Buku :

1. Syeikh Siti Jenar, Pemutarbalikkan Sejarah, Perjalanan Hidupnya, dan ajarannya

2. Ensiklopedi Syirik & Bid’ah Jawa

Penerbit  : Aqwam

Harga : Kami paketkan buku 1 dan 2 dengan harga Rp 100,000 (Belum termasuk Ongkos kirim)

Bagi yang berminat memesannya, silahkan sms ke 085811922988 atau email ke marketing@eramuslim.com dengan menyebutkan judul pesanan, nama lengkap, no Telepon yang bisa dihubungi dan alamat lengkapnya.

]]>
http://www3.eramuslim.com/resensi-buku/resensi-buku-penyesatan-aliran-terhadap-islam-di-jawa-perlu-dibaca.htm/feed 0
Kisah Mualaf Inggris, Perceraian Tak Membuatnya Meninggalkan Islam http://www3.eramuslim.com/dakwah-mancanegara/kisah-mualaf-inggris-perceraian-tak-membuatnya-meninggalkan-islam.htm http://www3.eramuslim.com/dakwah-mancanegara/kisah-mualaf-inggris-perceraian-tak-membuatnya-meninggalkan-islam.htm#comments Sat, 19 Apr 2014 06:12:56 +0000 http://www3.eramuslim.com/dakwah-mancanegara/kisah-mualaf-inggris-perceraian-tak-membuatnya-meninggalkan-islam.htm Pekan kemarin media massa internasional memberitakan bahwa jumlah mualaf di Inggris meningkat pesat, meski agama Islam di negeri itu, seperti umumnya di negara-negara Barat, digambarkan secara negatif dan masih menjadi target kecurigaan masyarakat.

Sensus yang pernah dilakukan di seluruh wilayah Kerajaan Inggris menyebutkan bahwa pertambahan mualaf antara 14.000 sampai 25.000 orang. Tapi sebuah studi terbaru yang dilakukan lembaga think-tank lintas agama Faith Matters menyebutkan bahwa jumlah mualaf di Inggris lebih besar dari estimasi selama ini. Menurut lembaga itu, jumlah mualaf di Inggris mencapai 100.000 orang, dimana setiap tahunnya dipekirakan ada 5.000 warga Inggris yang menjadi orang Islam baru atau mualaf.

Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan jumlah orang yang menjadi mualaf setiap tahunnya di Jerman dan Perancis. Di kedua negara tersebut, diperkirakan hanya 4.000 orang yang mengucapkan syahadat.setiap tahunnya.

Yang unik dari catatan mualaf di Inggris, kebanyakan dari mereka ternyata kaum perempuan. Salah satu dari perempuan Inggris yang memilih jalan Islam itu adalah Chaterine Heseltine, seorang pengajar di sebuah sekolah perawat di London Utara. Meski ia masuk Islam karena menikah dengan seorang pemuda muslim, Heseltine mempelajari Islam dengan serius. Ketika perkawinannya kandas, Heseltine tetap teguh dengan keislamannya. Ia mengakui bahwa agama Islam telah memberikan arah serta tujuan bagi kehidupannya sekarang, dan Heseltine pun tidak segan-segan mematuhi ajaran Islam untuk menutup aurat, mengenakan jilbab.

Heseltine terbilang masih muda, usianya baru 31 tahun. Ia dibesarkan di London Utara dalam keluarga yang tidak pernah mengajarkannya untuk menjalankan ajaran agama apapun. Heseltine lebih memilih menjadi seorang penganut agnostik, sampai akhirnya ia mengenal Islam dan mulai mempelajarinya karena rasa ingin tahu.

“Kalau Anda bertanya saat usia saya masih 16 tahun, apakah saya mau menjadi seorang muslim, saya akan menjawab ‘tidak, terima kasih.’ Saat itu saya sedang senang-senangnya minum-minum, berpesta dan keluyuran bersama teman-teman,” kenang Heseltine tentang masa remajanya.

“Dibesarkan di London Utara, kami tidak pernah menjalankan ibadah agama di rumah; Saya selalu berpikir bahwa agama itu kuno dan sudah tidak relevan lagi,” ujarnya.

Heseltine lalu bertemu dengan seorang pemuda muslim yang dipanggilnya Syed. Pemuda muslim–yang kini menjadi suaminya–inilah yang mengubah semua pandangannya tentang agama. “Dia masih muda, seorang muslim, percaya pada Tuhan. Yang membedakannya dengan anak-anak muda lainnya, dia tidak minum mimuman keras,” tutur Heseltine tentang Syed.

Ia melanjutkan, “Sebelum bertemu Syed, saya hampir tidak pernah menanyakan apa yang saya yakini dalam hati. Saya memilih menjadi seorang agnostik.”

Heseltine dan Syed akhirnya saling jatuh cinta. Namun Heseltine segera menyadari, bagaimana ia bisa hidup bersama kelak jika Syed seorang muslim dan dirinya bukan muslim. Sejak itulah mulai tumbuh rasa ingin tahu Heseltine soal Islam dan ia mulai membaca buku-buku tentang Islam, termasuk membaca terjemahan Al-Quran.

“Awalnya, Al-Quran hanya membuat saya tertarik di tingkat intelektualnya saja, belum menyentuh sisi emosional dan spiritual saya. Saya mengagumi penjelasan dalam Al-Quran tentang alam semesta. Saya kagum bahwa 1.500 tahun lalu, Islam telah memberikan hak-hak pada perempuan, yang tidak dimiliki perempuan di Barat,” imbuh Heseltine.

“Agama bukan isu yang ‘keren’ untuk dibicarakan, saya berusaha tetap menjaga minat saya pada Islam selama tiga tahun. Tapi di tahun pertama kuliah, saya dan Syed memutuskan untuk menikah, dan saya tahu inilah saatnya saya mengatakannya pada kedua orang tua saya,” sambungnya.

Kedua orang tua Heseltine tidak terlalu antusias mendengar rencana pernikahan itu. Mereka mengungkapkan kekhawatirannya jika puterinya menikah, lalu menjadi seorang muslimah. Orang tua Heseltine membayangkan hal-hal negatif tentang posisi perempuan dalan rumah tangga muslim. “Tidak bisakah kau hidup bersama dulu (tanpa ikatan pernikahan)?” Ibu Heseltine malah menyarankan “tradisi” yang oleh masyarakat Barat sudah menjadi hal yang lazim.

“Tak seorang pun menyadari betapa seriusnya saya untuk pindah agama. Banyak orang mengira bahwa saya masuk Islam hanya untuk membuat senang keluarga Syed, bukan karena saya meyakini agama itu,” tutur Heseltine.

Heseltine dan Syed tetap menikah dengan adat Bengali. Mereka lalu tinggal di sebuah flat. Di awal menikah, Heseltine belum terpikr untuk mengenakan jilbab, ia hanya mengenakan bandana atau topi. Pelan-pelan, Heseltine memulai cara hidup yang islami. “Saya ingin orang menilai dari intelijensia dan karakter saya, bukan dari penampilan,” tukasnya.

Sebagai orang yang tidak pernah menjadi bagian komunitas agama, apalagi komunitas agama yang menjadi minoritas di negaranya, Heseltine mengakui harus melakukan penyesuaian diri yang besar. Beberapa temannya ada yang syok melihat Heseltine menjadi seorang muslimah, sebagian lagi bisa menerima ‘identitas’ barunya itu.

“Apa, tidak minum-minum, tidak pakai narkoba, tidak pacaran? Saya tidak bisa melakukannya,” kata seorang teman Heseltine yang syok mengetahui Heseltine sudah menganut agama Islam. Bukan cuma itu, butuh waktu bagi Heseltine untuk mengingatkan teman-temannya yang lelaki agar tidak lagi mencium pipinya saat bertemu. “Saya harus mengatakan, ‘maaf, ini soal menjadi seorang muslim’,” ungkapnya.

Seiring waktu berjalan, Heseltine malah lebih religius dibandingkan Syed, suaminya. Perbedaan-perbedaan pun mulai bermunculan. Pada akhirnya, Heseltine berpikir bahwa kehidupan perkawinan adalah sesuatu yang berat bagi Syed. Syed makin menjauh dan hubungannya dengan Heseltine makin renggang. Setelah tujuh tahun menikah, perceraian tak bisa dicegah lagi. Heseltine kembali ke orang tuanya.

“Ketika saya pulang ke rumah orang tua, semua orang sangat terkejut karena kemana-mana saya masih mengenakan jilbab. Tapi, jika ada satu hal yang memperkuat keimanan saya, saya merasakan sendiri menjadi seorang muslim yang independen, bebas dari bayang-bayang seorang Syed,” ujar Heseltine.

“Islam telah memberi saya tujuan dan arah kehidupan. Saya melibatkan diri dengan organisasi Muslim Public Affairs Committee dan ikut berkampanye melawan Islamofobia, melawan diskriminasi terhadap perempuan, berkampanye untuk mengentaskan kemiskinan, juga berkampanye untuk mendukung rakyat Palestina.”

“Ketika banyak orang menyebut kami ‘ekstrimis’, saya hanya berpikir sebutan itu sangat konyol. Banyak persoalan dalam komunitas Muslim, tapi kalau kita merasa tertekan, hal itu hanya akan mempersulit kita untuk maju,” papar Heseltine.

Ia menegaskan, sebagai seorang muslim, ia juga masih merasa sebagai bagian dari masyarakat Inggris. Butuh beberapa saat bagi Heseltine untuk menyesuaikan kedua identitas itu.

“Tapi sekarang, saya merasa percaya menjadi diri saya apa adanya. Saya bagian dari dua dunia itu dan tak seorang pun boleh merampas kedua dunia itu dari saya,” tandasnya. (ln/To)

]]>
http://www3.eramuslim.com/dakwah-mancanegara/kisah-mualaf-inggris-perceraian-tak-membuatnya-meninggalkan-islam.htm/feed 0
IM, Hasan Al Banna di Mata Abdullah Azzam (3)…Pembunuhan Hasan Al Banna http://www3.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/im-hasan-al-banna-di-mata-abdullah-azzam-3-pembunuhan-hasan-al-banna.htm http://www3.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/im-hasan-al-banna-di-mata-abdullah-azzam-3-pembunuhan-hasan-al-banna.htm#comments Sat, 19 Apr 2014 05:52:42 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=46382 Pada hari perayaan ulang tahun Raja Farouq, terjadi usaha pembunuhan terhadap Hasan Al Banna. Usaha ini didalangi kepala intelijen istana Raja, Mahmud Abdul Majid. Mereka menembaki mobil yang ditumpangi Hasan Al Banna, yang akan memberikan ceramah di suatu tempat. Hasan Al Banna dan supirnya terluka, namun luka Al Banna tidak terlalu berat, hanya supirnya yang mengalami luka cukup serius. Hasan Al Banna menenangkan supirnya, “ Hanya luka ringan saja , Alhamdulillah”. Lalu dia turun dari kendaraan dan mencatat nomor mobil yang menembakinya.

Hasan Al Banna dibawa ke rumah sakit Qashr Aini (Rumah sakit Universitas Al Qahirah) dan dimasukkan ke ruang operasi.

Raja Farouq menghubungi petugas rumah sakit sewaktu Hasan Al Banna terbaring di ruang operasi, menanyakan pada mereka tentang keadaan Hasan Al Banna. Mereka menjawab, “Lukanya ringan”.

Maka Raja Farouq kemudian mengirim seorang perwira bernama Muhammad Washfi untuk membunuh Hasan Al Banna. Muhammad Washfi masuk ruang perawatan dan memerintahkan agar orang orang yang ada di sana keluar. Lalu dia menutup pintu ruangan  dan kemudian membunuh Hasan Al Banna di tempat itu juga.

Tak lama kemudian pihak Rumah Sakit mengumumkan wafatnya Hasan Al Banna. Lalu aliran listrik diputus dan jenazah Al Banna dipindahkan dengan kawalan tank tank yang berderet di sepanjang jalan dekat rumah sakit itu. Tak seorang pun diperkenankan untuk menshalati jenazah Hasan Al Banna, kecuali empat orang wanita saja. Jenazahnya dikubur dengan pengawalan yang sangat ketat dari pengawal Raja Farouq yang lalim.

]]>
http://www3.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/im-hasan-al-banna-di-mata-abdullah-azzam-3-pembunuhan-hasan-al-banna.htm/feed 0
Ciri Manusia dengan Permisalan Jari Tangan http://www3.eramuslim.com/oase-iman/ciri-manusia-dengan-permisalan-jari-tangan.htm http://www3.eramuslim.com/oase-iman/ciri-manusia-dengan-permisalan-jari-tangan.htm#comments Sat, 19 Apr 2014 05:33:37 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=56763 jaritanganOleh: Syaripudin Zuhri

Coba lihat tangan anda sekalian, jangan-jangan lupa melihat tangan sendiri. Tangan yang sangat akrab dengan kehidupan manusia, seperti biasa saja tak punya makna apa-apa, paling buat garuk-garuk kalau ada anggota tubuh yang gatal.

Tangan adalah anggota tubuh yang  mempunyai fungsi terbanyak, boleh disebut juga multi fungsi. Apa saja bisa dikerjakan oleh tangan, sementara anggota tubuh yang lainnya biasanya mempunya fungsi satu atau dua fungsi saja. Nah tangan pun ternyata bisa dijadikan permisalan  tolak ukur dalam menilai manusia ketika bergaul.

Dalam berinteraksi dengan manusia susah-susah gampang, karena manusia secara individu mempunyai keunikan masing-masing, punya kelebihan dan kekurangan masing-masing, ada yang punya sifat lemah lembut, sopan dan santun sekali, ada yang keras, kasar bahkan cenderung brutal, ada juga yang pertengahan, kadang baik, kadang buruk. Ya , maka pandai-pandailah meniti buih dalam hidup dan kehidupan ini.

Yang jelas tidak semua orang suka pada kita, karena kita bukan manusia yang seratus persen baik. Dan tidak semua orang membenci atau tak suka pada kita, karena kita juga bukan manusia yang seratus persen buruk, Itulah manusia, ada sisi baiknya dan ada juga sisi buruknya, tak ada gading yang tak retak.

Saat disukai atau dicintai sekian banyak manusia, tak perlu sombong, karena ada juga yang membeci dan saat dibenci, di hina atau di caci maki, jangan rendah diri dan menarik diri, karena ada juga orang yang senang dan menyukai. Itulah sebabnya manusia diberikan Sang Pencipta kelebihan, sekaligus kekurangan.

Nah, menghadapi sekian banyak manusia dan sekian banyak type manusia, kita bisa mengelompoknya dengan sederhana dari jari-jari yang ada di tangan kita. Ini bukan melalui penelitian atau experiment, hanya pendapat pribadi, yang bisa benar, bisa salah. Bila benar, Alhamdulillah, bila salah, saya mohon maaf pada sahabat semua dan mohon ampun padaNya. Tujuan tulisan ini untuk berbagi dengan sahabat semua pembaca dimana saja berada, dari Maroko sampai Marouke, dari Moskow sampai Meksiko.

Ada lima jenis manusia ketika berinteraksi dengan sesama manusia lainnya, dengan permisalan jari jari tangan,

  1. Jari Kelingking adalah ciri Manusia yang paling Jahat yaitu manusia yang membalas kebaikan orang lain dengan kejahatan. Susu di balas dengan tuba, orang seperti ini sering kali mengguting dalam lipatan. Kelihatan begitu baik di hadapanmu saat ada bersamamu, namun bila dibelakangmu, dia akan membongkar semua keburukanmu dan menghancurkan reputasimu, orang seperti ini tak segan-segan mencaci maki orang lain di tengah-tengah  keramaian atau di tempat umum.

Orang baik saja bisa dicitrakan buruk, karena kejahatannya! Orang seperti ini, banyak menyebabkan tokoh-tokoh yang baik di masyarakat, menjadi pesakitan, bahkan di penjara sampai ke tiang gantungan. Orang seperti ini tak peduli dengan kebaikan orang lain, dia baru puas bila orang lain hancur dihadapannya. Hati-hati menghadapi orang seperti ini, berlindunglah kepada Allah SWT dari kejahatan orang yang mempunyai ciri tersebut.

2. Jari Manis adalah type Manusia jahat yaitu manusia yang membalas kejahatan dengan kejahatan yang setimpal. Orang mempunyai ciri seperti ini orang yang tak mudah memaafkan orang lain, dia tak segan membalas kejahatan orang lain dengan kejahatan yang setimpal dan tak akan puas sebelum membalas kejahatan orang terhadap dirinya. Jenis manusia pendendam seperti ini, bisa marah kepada orang lain bukan sehari dua hari, bukan seminggu dua minggu, bukan sebulan dua bulan, tapi bisa bertahun tahun, bahkan bisa dibawa sampai mati.
3. Jari Tengah adalah type Manusia biasa yaitu manusia yang membalas kebaikan dengan kebaikan yang sama, jenis manusia ini adalah type yang pasif, dia baru akan berbuat baik, kalau orang lain berbuat baik padanya, dia baru membalas salam, kalau orang lain mengucapkan salam padanya, dia tak akan pernah mau memulai lebih dahulu sesuatu yang baik, sifatnya menunggu dan berdiam diri.

Ibarat orang main bola, dia tak mau  menjemput bola, dia hanya menunggu bola. Ada bola, dia tendang, bola tak datang, dia diam. Manusia biasa ini harus dibangkitkan semangatnya, harus diberikan motivasi sebanyak-banyaknya, agar dia menjadi aktif, bukan pasif.

4. Jari Telunjuk adalah ciri Manusia baik yaitu manusia yang membalas kebaikan dengan kebaikan yang lebih baik. Orang yang mempunyai ciri jari tulunjuk adalah manusia yang aktif, yang tak mau tinggal diam dalam kebaikan, dia pro aktif dalam kebaikan, tak ada sejengkal langkah yang sia-sia, tak ada waktu yang terbuang percuma.

Semua dimanfaatkan untuk kebaikan, setiap sarana dan prasarana digunakan untuk kebaikan. Dia berbuat sesuai dengan kemampuannya, tak menyerah pada pada situasi yang ada. Kebaikan orang lain akan disambutnya dengan kebaikan yang lebih baik, salam orang lain, dijawabnya dengan sempurna, Jabatan tangannya erat dan hangat penuh dengan keikhlasan.

5. Jempol adalah tipe Manusia paling baik yaitu manusia yang membalas kejahatan dengan kebaikan yang paling baik, type yang satu ini adalah puncak tipe manusia paripurna, manusia yang tetap tersenyum di tengah caci maki dan hinaan manusia, manusia yang begitu tabah menghadapi kejahatan manusia lainnya, dia  tetap tabah untuk mengajak manusia lain ke jalan yang benar, padahal orang yang di ajak sangat benci kepadanya, bahkan ingin membunuhnya! Manusia seperti ini adalah manusia langkah di era modern, di era globalisasi. Manusia teladan yang sukar di cari!

Pertanyaannya sekarang adalah dimana kita berada? Lima jari yang ada di tangan kita  adalah guru kita. Tangan kanan dan yang kiri adalah contoh persahabatan yang sejati. Tangan ini adalah contoh manusia yang paling baik, karena tangan adalah anggota tubuh yang paling siap membantu anggota tubuh yang lainnya. Manusia yang bertipe seperti ini adalah manusia yang paling baik, karena dialah manusia yang paling berguna bagi sesamanya, yang siap menolong orang lain, baginya hidup adalah memberi, memberi dan memberi!

Sebagaimana sabda nabiNya : “ Manusia yang paling baik adalah manusia yang paling berguna bagi sesamanya dan tangan yang di atas lebih baik dari tangan yang di bawah “ Nah, diantara anggota tubuh kita, ternyata kedua tanganlah yang paling memenuhi criteria hadist tersebut. Maka jadilah kedua tangan ketika bergaul dengan sesama manusia, saling tolong menolong dan mudah membantu sesamanya.

Oya, pembagian tipe manusia tersebut di atas, bukan berarti salah satu jari nilainya lebih dari jari yang lain, karena tetap saja setiap jari mempunyai fungsinya masing-masing sesuai dengan penciptaannNya. Pembagian type tadi hanya sekedar untuk mudah mengingat saja.

Karena ada yang membagi atau mengelompokan manusia dengan lima jari juga, jadi sekali lagi, pembagian type manusia dengan jari untuk memudahkan mengingat, bukan untuk mengecilkan atau membesarkan nilai jari yang satu dengan jari lainnya. Karena Tuhan menciptakan segala sesuatu, termasuk jari-jari kita, baik jari tangan atau jari kaki punya hikmah masing-masing.

Namun yang jelas, sampai saat ini jari-jari manusia tak bisa ditiru gerakannya secara sempurna, oleh robot yang paling canggih sekalipun dan kalau mau di buat persis gerakan jari-jari manusia membutuhkan mesin pendukung raksasa. BIsa-bisa dibutuhkan ruang yang sangat besar untuk memprogramkan gerakan tangan robot untuk bisa seperti gerakan tangan manusia yang begitu luwes, elastic.

Jangankan robot disuruh menari Saman, misalnya, untuk menggerakan jarinya-jarinya di atas keyboard computer pun butuh program yang banyak sekali.  Jadi jangan menyepelekan tangan kita sendiri, ternyata tangan pun telah menujukkan kekuasaan Allah SWT yang Maha Besar, Allahu Akbar!

Moskow, 11 Juni 2013.

]]>
http://www3.eramuslim.com/oase-iman/ciri-manusia-dengan-permisalan-jari-tangan.htm/feed 0
Resensi Buku : The Choice, Karya Ahmad Deedat, Tokoh yang Telah Mengislamkan Ribuan Nasrani http://www3.eramuslim.com/resensi-buku/resensi-buku-the-choice-karya-ahmad-deedat-tokoh-yang-telah-mengislamkan-ribuan-nasrani.htm http://www3.eramuslim.com/resensi-buku/resensi-buku-the-choice-karya-ahmad-deedat-tokoh-yang-telah-mengislamkan-ribuan-nasrani.htm#comments Sat, 19 Apr 2014 04:11:43 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=73618 choiceAhmed Deedat merupakan dai dan kristolog terkemuka dunia, melalui tangannya sudah ribuan orang yang menjadi muslim. Bagi tokoh – tokoh Nasrani Internasional, baik yang suka maupun yang membecinya, begitu heran akan kemampuan Ahmed Deedat  dalam menangkap pesan-pesan ajaran Islam dan Kristen. Bahkan kemampuan memahami Bibel jauh di atas pendeta sekalipun.

Tidak Heran di pentas perdebatan teologi Islam dan Kristen, Nama Ahmed Deedat menjadi paling terkemuka. Padahal Deedat hanya seorang imigran yang miskin dari India, yang kemudian menjadi warga kelas dua di negeri Afrika Selatan  yang kala itu masih rasialis. Dalam karya terbesarnya ini, THE CHOICE , Ahmed Deedat berhasil memperoleh penghargaan dari King Faishal Award, semacam hadiah Nobel dari Pemerintah Saudi Arabia.

Buku ini pula telah sukses dan beredar luas di berbagai benua dan telah di cetak puluhan kali dengan oplah ratusan ribu hingga jutaan eksemplar.

Ingin memiliki dan membacanya?, silahkan pesan di sini

Judul Buku    : The Choice

Karya              : Ahmad Deedat

Harga             : Rp 70.000,- (belum termasuk ongkos kirim)

Untuk pemesanan hubungi atau sms/email dengan dituliskan nama, alamat dan jumlah pemesanan ke: 085811922988 email : marketing@eramuslim.com

]]>
http://www3.eramuslim.com/resensi-buku/resensi-buku-the-choice-karya-ahmad-deedat-tokoh-yang-telah-mengislamkan-ribuan-nasrani.htm/feed 0
Gaza: “Mesir Membuka Rafah Hanya 12 Hari Sejak 2014″ http://www3.eramuslim.com/berita/palestina/gaza-mesir-membuka-rafah-hanya-12-hari-sejak-2014.htm http://www3.eramuslim.com/berita/palestina/gaza-mesir-membuka-rafah-hanya-12-hari-sejak-2014.htm#comments Sat, 19 Apr 2014 03:20:12 +0000 http://www3.eramuslim.com/?p=75452 rafah 1Kementerian Dalam Negeri mengatakan pemerintah di Jalur Gaza bahwa Mesir menutup perbatasan Rafah sejak awal tahun 2014, kecuali hanya 12 hari saja.

Juru bicara dalam negeri Gaza, Iyad Bezm bahwa pemerintah Mesir menutup penyeberangan sejak wal tahun dan terhitung 81 hari hingga kini tanpa memberikan alasan yang jelas,

Bezm menunjukkan bahwa ada ribuan kasus kemanusiaan yang memerlukan perjalanan melalui penyeberangan dengan segera, menurut Anatolia.

Menteri dalam negeri menuntut lembaga-lembaga hak asasi manusia di dunia untuk menekan Mesir membuka perbatasan Rafah mengakhiri penderitaan ribuan warga Palestina di jalur gaza.

Pihak berwenang Mesir menutup penyeberangan rafah yang menghubungkan jalur Gaza dan Mesir, dan membukanya hanya untuk melakukan perjalanan untuk kasus-kasus kemanusiaan , sejak penggulingan Presiden Mesir Muhammad Mursi pada bulan Juli tahun lalu. Dan pemerintah Mesir menuduh Hamas telah ikut campur dalam urusan internal Mesir dan ikut dalam operasi pemboman serta terorisme di Mesir. Sebuah tuduhan yang langsung di bantah berkali-kali oleh gerakan Hamas. (hr/im)

]]>
http://www3.eramuslim.com/berita/palestina/gaza-mesir-membuka-rafah-hanya-12-hari-sejak-2014.htm/feed 0
Apakah Ya’juj dan Ma’juj adalah Zionisme saat ini? Apakah Mereka Juga Memeluk Judaisme seperti Zionisme? http://www3.eramuslim.com/konsultasi/konspirasi/ya-juj-wa-majuj-zionist.htm http://www3.eramuslim.com/konsultasi/konspirasi/ya-juj-wa-majuj-zionist.htm#comments Sat, 19 Apr 2014 03:15:13 +0000 http://www3.eramuslim.com/konsultasi/konspirasi/ya-juj-wa-majuj-zionist.htm lambangzionisAssalamualikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Yth Eramuslim,

Saya ingin menanyakan tentang wacana yang berkembang marak dewasa ini . Apakah benar bahwa  ya’juj wa ma’juj yang kita tahu sebagai suatu kaum perusak yang dijanjikan adalah kaum zionist yang sekarang ini membuat kerusakan yang sangat besar? (kita tahu daya rusak kaum zionis ini sudah sangat mendunia bukan hanya lingkup palestina saja). Timbul wacana bahwa Ya’ juj wa Ma’ juj atau Gog O’ Magog adalah Zionist ,Zionist sama dengan Ya juj wa Majuj. Apakah ini benar?

jika benar, dari mana kita melihatnya? dari perbuatan ultra-destruktif yang diperbuat zioniskah? dari ciri-ciri fisik kaum zionis yang mungkin identik dengan kaum Ya’juj Wa Ma’juj ? atau Ya Juj Wa Ma’juj juga memeluk religuitas Judaisme seperti Zionis?atau bagaimana?

Terima Kasih

jazakallah khairan

wassalam

Alaykumsalam wr.wb. Jazakallah atas pertanyaan saudara, semoga saudara selalu diberikan limpahan karunia takwa dari Allah SWT dalam mengarungi fase akhir zaman seperti saat ini.

Apakah Ya’juj Ma’juj adalah Zionis saat ini?

“Maka Mereka tidak dapat mendakinya dan mereka tidak dapat melubanginya. Zulkaranain berkata, ‘Ini adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku, Dia akan menjadikannya hancur luluh. Dan janji Tuhanku adalah benar. Kami biarkan mereka pada hari itu bercampur aduk antara yang satu dengan yang lain. Kemudian ditiup lagi sangsakala, lalu Kami kumpulkan mereka semuanya.” (Surah Al Kahfi ayat 97-99)

Ketika kita mengatakan bahwa zionisme adalah cikal bakal Ya’juj wa Ma’juj nanti, saya khawatir konsekuensi logisnya sama dengan menganggap bahwa Ya’juj dan Ma’juj sudah keluar dan mereka adalah kaum zionis. Padahal Ya’juj dan Ma’juj masih terkungkung di dalam gua dan tidak mungkin bersentuhan dengan nilai zionis, jika zionis yang dimaksud adalah zionisme modern saat ini

Kalau kita merujuk kepada Al Qur’an, Allah menyatakan bahwa Ya’juj dan Ma’juj dikurung sampai kemudian dilepas saat akhir zaman. “Mereka tidak dapat mendakinya dan tidak dapat melubanginya” (Al Kahfi 97) dan mengabarkan hal itu berlanjut sampai akhir zaman ketika datang janji Allah. Pada saat itu dinding itu runtuh dan mereka keuar mendatangi orang-orang “Jika sudah datang janji Tuhanku, Dia akan menjadikannya hancur luluh, dan janji Tuhanku adalah benar.” (Al Kahfi 98)

Untuk lebih rincinya perihal periode akhir zaman mana yang menjadi kemunculan Ya’juj Ma’juj, Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan peritsiwa keluarnya Ya’juj Ma’juj terjadi pada saat sebelum kiamat dan setelah Dajjal turun. Sebagaimana akan dijelaskan ketika menafsirkan firman Allah, “Hingga apabila dibukakan benteng Ya’juj Ma’juj dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi, dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar”. Sedangkan dalam surah ini Allah berfirman, “Dan kami akan biarkan mereka di hari itu untuk bercampur aduk antara yang satu dengan yang lain”. Seperti dikutip Ibnu Katsir, As Sidi berkata “Inilah permulaan kiamat.”

Adapun dengan firman Allah “Dan kami kumpulkan mereka semuanya,” Ibnu Katsir menilai bahwa maksud Allah menampilkan semua makhluk dalam rangka untuk menghadapi hisab. Penggalan ini menurut Ibnu Katsir seperti firman Allahuta’ala “Dan kami mengumpulkan mereka. Maka kami tidak meninggalkan satu oranpun diantara mereka.

Dalam hadis Rasulullah SAW dijelaskan bahwa Ya’juj Ma’juj akan keluar setelah turunnya Isa Bin Maryam dan setelah Nabi Isa AS mengalahkan Dajjal. Dalam shahih muslim IV no 2937, dalam sebuah hadis panjang riwayat an-Nuwwas ibn Sa’man, Rasullah SAW bersabda,

“Kemudian datang kepada Nabi Isa bin Maryam suatu kaum yang dilindungi oleh Allah dari Dajjal itu, lalu Isa mengusap wajah mereka dan menceritakan derajat mereka di surga. Pada saat itu dia sedang melakukan hal itu, Allah mewahyukan kepada Isa, ‘Aku telah mengeluarkan hamba-hamba-Ku naik ke gunung untuk berlindung dan mencari keamanan’. Allah mengutus Ya’juj wa Ma’juj. Mereka keluar dengan cepat dari setiap tempat yang tinggi.

“Rombongan pertama mereka melalui danau Thabariyah, sebuah danau besar di Palestina yang berair lezat. Lalu mereka meminumnya. Kemudian rombongan terakhir mereka melewatinya dan berkata ‘Disini pernah ada air. Kemudian Nabi Isa dan para sahabatnya lalu berdoa kepada Allah, maka Allah mengirmkan ulat-ulat ke leher, Ya’juj dan Ma’juj, sehingga Ya’juj dan Ma’juj mati sekaligus.

“Isa a.s dan para sahabatnya kemudian turun. Mereka mendapat setiap jengkal tanah, dipenuhi bau dan lendir mayat-mayat. Isa AS, dan para sahabatnya kemudian turun. Mereka mendapati setiap jengkal tanah dipenuhi bau lendir dan mayat’mayat. Isa a.s dan para sahabatnya lalu berdoa kepada Allah, dan Dia mengirimkan burung-burung seperti unta Khurasan yang mengambil dan membuang mayat-mayat itu ke tempat yang dikehendakiNya. Kemudian dia menurunkan hujan yang membasahi seluruh tanah dan mencuci bumi sehingga menjadi laksana cermin.”

Jadi, dari hadis panjang ini jelas bahwasanya Ya’juj dan Ma’juj belumlah keluar, sekalipun waktu mereka untuk dikeluarkan sudah dekat, mengingat kita berada pada fase akhir zaman.

Adakah Ya’juj dan Ma’juj Memiliki Religiusitas seperti Zionisme?

Ibnu Katsir menerangkan bahwa Ya’juj dan Ma’juj sejatinya adalah dari keturunan Adam dari keturunan Nuh, dari anak keturunan Yafits yakni nenek moyang bangsa Turki yang terisolir oleh benteng tinggi yang dibangun oleh Dzulqarnain.

Sedangkan, Ustadz Amin Muhammad Jamaludin didalam bukunya “Umur Umat Islam” mengatakan bahwa mereka adalah keturunan Yaftits bin Nuh. Karena Nuh mempunyai tiga orang anak, yaitu Ham, yang menjadi nenek moyang orang Habsyi (Afrika). Anak kedua bernama Sam, yang menjadi nenek moyang bangsa Arab, Persia dan Romawi. Sedangkan anak ketiga bernama Yafits yang menjadi nenek moyang bangsa Turki.

Ulama sepakat Ya’juj dan Ma’juj adalah bangsa manusia, sekalipun seperti disebutkan dalam surah Al-Kahfi, mereka seperti bukan seperti manusia pada umumnya, sebab Ya-juj dan Ma-juj adalah kaum yang kasar dan biadab. Jika mereka melewati perkampungan, membabat semua yang menghalangi dan merusak atau bila perlu membunuh penduduk.

Lalu apakah melihat karakteristik-karateristik tersebut, mereka memiliki religiusitas Judaisme layaknya dengan kaum zionis atau tidak? Sepanjang penelusuran saya, belum ada data yang memperkuat hal itu. Karena ketika kita bicara religiusitas Judaisme kita juga masuk ke wilayah teologi, millah, dan tata nilai yang menjadi fondasi untuk mereka bergerak.

Tapi yang jelas mereka adalah golongan yang bathil dan kerap membuat kerusakan di muka bumi. Mereka pun termasuk golongan kafir yang masuk ke dalam api neraka. Seperti sabda Rasululullah SAW dalam riwayat Al-Bukhari dengan Fathul Bari, juz 6 hal. 382

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman kepada Adam: “Wahai Adam.” Maka Adam menjawab: “Labbaika wa sa’daika wal khairu fi yadaika (Aku sambut panggilan-Mu dengan senang hati dan kebaikan semuanya di tangan-Mu).” Kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Keluarkan utusan (penghuni) neraka.” Maka Adam bertanya: “Apa itu utusan (penghuni) neraka?” Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Mereka dari setiap seribu orang, sembilan ratus sembilan puluh sembilan orang!” Maka ketika itu anak kecil menjadi beruban, setiap yang hamil melahirkan apa yang dikandungnya, dan kamu lihat orang-orang seakan-akan mabuk padahal mereka tidak mabuk, tetapi karena adzab Allah Subhanahu wa Ta’ala yang sangat keras. Kemudian para shahabat bertanya: “Siapa satu yang selamat dari kita itu, wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Bergembiralah, sesungguhnya penghuni neraka itu dari kalian satu dan dari Ya’juj dan Ma’juj seribu….”

Allahua’lam

]]>
http://www3.eramuslim.com/konsultasi/konspirasi/ya-juj-wa-majuj-zionist.htm/feed 0
Resensi Buku : Menguak Misteri Muhammad Dalam Kitab Suci Injil http://www3.eramuslim.com/resensi-buku/resensi-buku-menguak-misteri-muhammad-dalam-kitab-suci-injil.htm http://www3.eramuslim.com/resensi-buku/resensi-buku-menguak-misteri-muhammad-dalam-kitab-suci-injil.htm#comments Sat, 19 Apr 2014 03:00:51 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=74656 injil12Berkat petunjuk dari Allah swt, Abdul Ahad Dawud – Seorang pendeta Katolik Roma dari sekte Uniate Chaledan dengan nama lengkap Profesor Rev. David Benjamin Keldani, B.D. berhasil mengungkap “Misteri Muhammad saw dalam Kitab Suci Injil” yang kebenaranya masih disembunyikan sejak 16 abad silam hingga kini.
Dengan gaya yang lugas dan tegas Abdul Ahad Dawud berani menggugat kebenaran Al-Kitab ; meredam gejolak jiwa dan pikiran yang memberontak terhadap ketidakrasionalan ajaran-ajaran yang selama 40 tahun, menjadi pegangan suci bagi beliau.
Karya langka ini sungguh benar-benar argumentatif dan rasional sehingga tak ayal lagi, kitab fenomenal ini tidak terbantahkan oleh siapa pun. Ingin memiliki ? segera pesan karena stok di kami terbatas.
Judul : Menguak Misteri Muhammad Dalam Kitab Suci Injil
Penulis : Mantan Profesor Katolik Roma, Abdul Ahad Dawud
Harga  : Rp 60.000 (diluar ongkos kirim)

Untuk pemesanan hubungi atau sms/email dengan dituliskan nama, alamat dan jumlah pemesanan ke: 085811922988 email : marketing@eramuslim.com

 

]]>
http://www3.eramuslim.com/resensi-buku/resensi-buku-menguak-misteri-muhammad-dalam-kitab-suci-injil.htm/feed 0