Tokoh-Tokoh Yahudi di Belakang Pemilu Presiden AS

Magdalena – Rabu, 21 Syawwal 1429 H / 22 Oktober 2008 16:40 WIB

Sudah menjadi rahasia umum, lobi Yahudi memainkan peran besar dalam setiap ajang pemilu presiden di AS. Bahkan bisa dibilang, lobi Yahudi-lah yang memegang kunci kemenangan bagi salah satu kandidat yang memperebutkan kursi kepresidenan AS. Pendek kata, kandidat yang paling kuat mendapat dukungan lobi Yahudi-lah yang akan menang menjadi presiden AS, meski sejatinya para kandidat itu berkampanye ke pelosok negara untuk mencari dukungan suara rakyat.

Besarnya peran tokoh-tokoh Yahudi di AS juga mewarnai pemilu presiden kali ini dimana Barack Obama menjadi kandidat presiden dari Partai Demokrat dan John McCain dicalonkan oleh Partai Republik. Situs surat kabar Israel Haaretz, Rabu (22/10), memuat laporan tentang tokoh-tokoh Yahudi AS yang memainkan peran penting dalam proses pemilu dan kampanye presiden di Negeri Paman Sam itu dibawah judul "36 Jews Who Have Shaped the 2008 U.S. Election"

Memang tidak semua nama tokoh-tokoh Yahudi itu dicantumkan Haaretz, karena keterbatasan ruang. Inilah beberapa nama tokoh-tokoh Yahudi AS yang memainkan peranan cukup penting dalam proses pemilu dan kampanye presiden AS;

  1. Sheldon Adelson: seorang Republikan, neokonservatif dan seorang ‘mega-donor’
  2. David Axelrod: ketua strategi dan penasehat media tim kampanye Obama
  3. Steven Bob dan Sam Gordon: dua Rabbi Yahudi dari Chicago, pendiri perkumpulan ‘Rabbis for Obama’ yang menyerukan pada ratusan Rabbi-Rabbi di AS untuk mendukung Obama.
  4. Matt Brooks: Direktur Eksekutif Republican Jewish Coalition, yang kerap menjadi "kelompok pertama yang merespon" isu-isu tentang Yahudi.
  5. Mark Broxmeyer: pengusaha dan ketua Jewish Institute for National Security Affairs, sebuah lembaga think tank kaum konservatif, ketua nasional dari koalisi penasehat Yahudi untuk kampanye McCain dan calon anggota komite keuangan nasional.
  6. Eric Cantor: anggota Kongres dari Virginia, satu-satunya orang Yahudi Republikan di DPR AS, menjadi tangan kanan McCain untuk menggalang dukungan di wilayah Florida dan Virginia.
  7. Laurie David: aktivis pemanasan global dan produser film "An Inconvenient Truth" yang dibintangi Al Gore dan salah satu penggalang dana untuk Yahudi di Hollywood.
  8. Ira Forman: Direktur Eksekutif National Jewish Democratic Council, teman dekat Matt Brooks
  9. Barney Frank: anggota Kongres dari Massachusetts, tokoh liberal di DPR AS, mengakui dirinya sebagai gay, sering menjadi komentator untuk mendukung McCain terutama di Fox News, sebagai ketua di House Financial Services Committee ia kerap dituding sebagai orang yang paling bertanggung jawab dalam krisis keuangan yang terjadi di AS saat ini dan ikut berperan dalam mengosiasikan kebijakan paket bail-out untuk Wall Street.
  10. Malcolm Hoenlein: ketua Conference of Presidents of Major American Jewish Organizations, pernah mengundang Sarah Palin untuk memberikan pidato dalam aksi massa anti-Ahmadinejad di PBB, banyak membantu kampanye McCain.
  11. Cheryl Jacobs: salah satu juru kampanye McCain di Broward County, seorang Rabbi konservatif, dulunya adalah pendukung Demokrat dan mendukung pencalonan Hillary Clinton sebagai presiden AS.
  12. Henry Kissinger: oleh surat kabar New York Times, mantan menlu AS ini disebut sebagai "penasehat lepas" kampanye McCain. Ia sering dimintai nasehatnya terkait isu luar negeri oleh McCain dan memimpin briefing dengan Sarah Palin beserta jajarannya sebelum debat wakil presiden.
  13. Ed Koch: mantan walikota New York City, mendukung Bush pada pemilu tahun 2004, kemudian mendukung Hillary Clinton dan sekarang mendukung Obama.
  14. William Kristol: editor majalah mingguan Standard milik Rupert Murdoch, kolomnis di New York Times dan komentator Fox News, seorang neokonservatif.
  15. Sherry Lansing: penggalang dana dan donatur utama Partai Demokrat, pernah menjadi perempuan pertama yang memimpin Paramount, salah satu studio film terkemuka di Hollywood.
  16. Ed Lasky: melakukan kampanye hitam terhadap lewat situs American Thinkerhis, ia mengatakan bahwa Obama anti-Israel.
  17. Henry Lehman: imigran asal Bavaria, pada usia 23 tahun menetap di Alabama dan mendirikan toko H. Lehman. Tahun 1850, ia beserta dua saudaranya Emanuel and Mayer membangun Lehman Brothers, yang menjadi salah satu perusahaan investasi terbesar di Wall Street. Bangkrutnya perusahaan itu memicu krisis keuangan di AS.
  18. Joe Lieberman: senator asal Connecticut, tangan kanan McCain untuk mencari dukungan suara dari kalangan Yahudi yang belum memutuskan pilihannya terhadap dua kandidat presiden AS.
  19. Mik Moore and Ari Wallach: membangun situs Jewsvote.org, menggunakan metode teknologi tinggi untuk melawan situs-situs yang menyerang Obama.
  20. Eli Pariser: memimpin situs MoveOn.org, situs advokasi online beraliran liberal yang menggalang dana untuk kandidat presiden dari Partai Demokrat.
  21. Martin Peretz: Editor The New Republic, penulis artikel yang berjudul "Can friends of Israel – and Jews – trust Obama? In a word, Yes." Artikel ini sangat berpengaruh di AS.
  22. Dennis Prager: pembawa acara talk-show radio yang cukup pengaruh di AS.
  23. Penny Pritzker: ketua nasional bidang keuangan kampanye Obama, seorang milyader berasal dari keluarga Yahudi yang dikenal kerap menjadi donatur besar.
  24. Ed Rendell: gubernur Pennsylvania, mantan ketua Komite Nasional Demokrat dan juru bicara kampanye Partai Demokrat.
  25. Denise Rich: mantan istri milyader March Rich, seorang penggalang dana terbesar bagi Partai Demokrat.
  26. Dennis Ross and Dan Kurtzer: staff penasehat masalah Timur Tengah Obama
  27. Robert Rubin: penasehat bidang ekonomi Obama
  28. Dan Shapiro: penasehat tentang kebijakan Timur Tengah dan penggalang dukungan masyarakat Yahudi AS untuk Obama. Disebut-sebut sebagai salah satu penulis pidato Obama di hadapan anggota AIPAC (salah satu kelompok lobi Yahudi terkuat di AS) dimana dalam pidato tersebut terdapat pernyataan bahwa Yerusalem akan tetap menjadi ibukota Israel dan tidak boleh dipisahkan dari Israel.
  29. Sarah Silverman: komedian.
  30. Alan Solow: pengacara asal Chicago yang aktif dalam komunitas Yahudi dan dalam organisasi Conference of Presidents, sejak lama mendukung Obama.
  31. Jon Stewart: pembawa acara program berita televisi "The Daily Show", oleh New York Times program acaranya disebut sebagai program acara budaya dan politik yang punya pengaruh kuat di masyarakat.
  32. Barbra Streisand: penyanyi terkenal yang menjadi ikon Yahudi-liberal dan penggalang dana bagi Yahudi, mendukung Obama dan berhasil menggalang dana sebesar 25.800 dollar dari kalangan selebritis Hollywood.
  33. Robert Wexler: anggota Kongres dari Florida, pendukung Obama.
  34. Fred Zeidman: ketua U.S. Holocaust Memorial Council, penentu strategi untuk meraih dukungan masyarakat Yahudi AS bagi McCain.

(ln/Haaretz)

Dunia Islam Terbaru

blog comments powered by Disqus