Kisruh Di Balik Layar Pemerintah Amerika?

Saad Saefullah – Kamis, 1 Zulhijjah 1430 H / 19 November 2009 16:28 WIB

Apakah sekarang saatnya tiba pada kesimpulan bahwa “Pengecualian Amerika” sudah hampir berakhir? Kita semua tahu bahwa selama berabad-abad lamanya, Amerika selalu dikecualikan dalam berbagai hal—dan pengecualian itu datang sebagai bentuk penghormatan yang berlebih terhadap negara itu.

Dengan adanya eksekusi tunjangan kesehatan yang baru, sistem check dan balances yang selama ini berjalan di Amerika tampaknya mulai redup. Beberapa kaum Republik AS sudah melihat itu.

Selama ini sistem pemerintahan Amerika dikendalikan oleh tiga badan pemerintahan yang terpisah. Pemerintah dijalankan sepenuhnya oleh perwakilan Kongres yang terdiri dari eksekutif dan dewan judicial. Eksekutif yang paling bertanggung jawab akan urusan diplomasi, perang, dan keputusan legislasi. Sedangkan dewan judicial membatasi peran Kongres dan eksekutif. Namun, sistem ini sekarang mandeg.

AS selalu dikendalikan melalui berbagai agensi eksekutif. Sebut saja mulai dari FBI, IRS, FDA, DHS, FAA, dan DOT. Semua agensi ini menentukan tugas dari Kongres dan eksekutif. Beberapa dari mereka terikat secara hukum, sementara yang lain mengabaikan sama sekali (ketika itu bertentangan dengan tujuan mereka).

Namun tak satu pun dari mereka yang dipengaruhi dalam pemilihan umum. Kebanyakan lembaga mengambil peran peradilan juga, menafsirkan hukum sesuai yang mereka mau. Bahkan militer Amerika pun pada kenyataannya adalah sebuah agensi yang sedikit banyak dikendalikan oleh presiden AS.

Sekarang, program tunjangan kesehatan AS mengendap di Kongres. Yang artinya, sedikit banyak akan terjadi pengalihan dari GDP rakyat Amerika sebanyak 10%. Akibatnya pajak semakin naik dan naik, dan posisi para wakil rakyat semakin ditinggalkan. Dengan demikian, dunia akan melihat sebuah kelahiran oligarki Amerika—pemerintahan oleh elit, yaitu dalam hal ini kepala agensi-agensi tadi.

Memang kemudian seorang kepala eksekutif akan dipilih untuk sementara waktu, tetapi akhirnya agensi akan mengambil alih begitu banyak kekuatan dan sistem demokrasi berubah menjadi seperti "Ratu Inggris," alias tidak lain hanya sebagai kekuatan simbolis belaka.

Secara historis, agensi-agensi Amerika telah terbukti tidak bisa dihancurkan. Tak seorang pun di Amerika yang pernah punya catatan mengutak-atik Jaminan Sosial atau membongkar CIA. Amerika kenyataannya tidak seperti Prancis yang punya golongan sayap kanan radikal, atau segmen rakyat yang oposan.

Apa artinya? Potensi merebaknya eksistensi agensi akan semakin luas, bahkan tiba pada membangun jaringan dan kekuatan militer swasta. Seperti yang sudah terjadi pada saat ini. (sa/alqimmah)

Dunia Islam Terbaru

blog comments powered by Disqus