Agen M16 Inggris Harus Menanggung Malu Akibat Ditipu Taliban Palsu

Al Furqan – Jumat, 26 November 2010 16:05 WIB

Kantor pusat M16 di InggrisSelama ini publik dibuat terkagum-kagum oleh kehebatan salah seorang agen rahasia Inggris dari M16, dalam film-film Holywood. Sebut saja James Bond yang berkode 007, seorang agen rahasia Inggris tanpa tanding, jagoan super dan juga playboy. Namun mitos tersebut saat ini harus runtuh setelah kasus tertipunya M16.

Inggris harus menanggung malu yang tidak terkira, setelah agen rahasia elit mereka M16 ternyata mengalami kemunduran yang paling memalukan, setelah komandan senior Taliban yang dipromosikan oleh M16 sebagai kunci dalam proses perdamaian Afghanistan ternyata seorang penipu dan Taliban palsu.

Sebuah penyelidikan oleh surat kabar The Times London, menunjukkan bahwa agen Inggris M16 telah membayar Mullah Akhtar Muhammad Mansur pada bulan Mei tahun ini, mempromosikan dirinya sebagai tokoh Taliban asli yang merupakan komandan senior Taliban dan mampu bernegosiasi dengan para pejabat senior Amerika dan Afghanistan.

Namun menurut pejabat di Inggris, Amerika dan Afghanistan, pada bulan ini menemukan fakta baru bahwa ternyata komandan Taliban tersebut ternyata seorang penipu, dan hal ini menjadi pukulan keras akan kredibilitas agen Intelijen Rahasia, MI6 Inggris.

Seorang pejabat senior pemerintah Afghanistan mengatakan "Intelijen Inggris sangat naif dan berpikir dengan berangan-angan dalam bagian kami".

Surat kabar Times telah mengkaji bahwa MI6 telah sangat yakin bahwa usaha mereka telah mencapai terobosan bersejarah dalam menempa kontak antara Taliban dan Pemerintah Afganistan.

Pejabat Intelijen, yang berbasis di Islamabad, pengakalan MI6 terbesar, telah melakukan kontak dengan seorang pria yang mengaku sebagai Mullah Mansuur, seorang mantan menteri Taliban dan sekarang menjadi orang kedua untuk Mullah Umar dalam kepemimpinan Taliban.

Inggris sangat yakin dari niat jujur orang itu dan menerbangkan "Mansur" dari Quetta ke Kabul dengan pesawat angkut C130 Inggris pada beberapa kesempatan.

Pejabat Afghanistan memastikan bahwa pertemuan berlangsung, termasuk pertemuan dengan Presiden Hamid Karzai di istananya di Kabul. Pria itu oleh MI6 dibayar dengan beberapa ratus ribu dolar, mungkin sebanyak setengah juta, untuk mendorong pembicaraan lebih lanjut.

Taliban palsu ini sekarang raib dengan membawa banyak uang hasil dari penipuannya. Dan M16 harus terpuruk malu, akibat tertipu oleh komandan senior palsu Taliban tersebut.

Para pejabat Pakistan kepada The Times mengatakan bahwa mereka saat ini sedang berburu mencari Taliban palsu itu untuk ditangkap.(fq/news)

Dunia Islam Terbaru

blog comments powered by Disqus